Berita Regional
Kurir Curi 46 Tabung Gas di Gudang Tempatnya Bekerja, Mengaku Terjerat Pinjaman Online
Di Surabaya, seorang pria bernama Rusdi Hermawan (33) mencuri 46 tabung elpiji di sebuah gudang.
TRIBUNJATENG.COM, SURABAYA – Di Surabaya, seorang pria bernama Rusdi Hermawan (33) mencuri 46 tabung elpiji di sebuah gudang.
Dia mengaku melakukannya pencurian karena terlilit utang pinjaman online atau pinjol.
Warga Lamongan, Jawa Timur, itu mencuri dengan cara menduplikat atau menggandakan kunci dan merekayasa kejahatan fiktif.
Baca juga: Setelah 14 Tahun, Rumah di Tengah Jalan di Tangerang Dibongkar meski Pemilik Belum Terima Ganti Rugi
Seraya menundukkan kepala, Rusdi mengaku, beberapa waktu belakangan ini dirinya terdesak pelunasan pinjol dari dua aplikator, senilai empat juta rupiah.
Biaya pelunasan pinjol yang harus ia bayar senilai Rp890 ribu setiap bulannya.
Namun, apa daya.
Penghasilannya sebagai kurir jasa antar tabung gas epliji, yang pas-pasan, tak mampu melunasinya.
Tak pelak, bapak satu anak itu, terpaksa melakukan aksi-aksi nekat, salah satunya mencuri puluhan tabung elpiji dari gudang tempatnya bekerja.
"Bayar pinjol. Perbulan. (bayar) Rp890 ribu. 2 aplikasi (pinjol)," ujarnya pada awak media di Mapolsek Sukomanunggal, Rabu (17/11/2021).
Kanit Reskrim Polsek Sukomanunggal Polrestabes Surabaya Iptu Philips R Lopung menerangkan, rencananya pelaku bakal menjual tabung elpiji jenis 3 kg hasil curian itu, seharga Rp 115 ribu.
Dengan harga tersebut, Rusdi berencana menjualnya kepada beberapa pihak toko kelontong yang biasa menjadi pelanggan tempatnya mengirim pasokan tabung elpiji. "Baru sebulanan (kerja)," ungkap Philips.
Terkait modus pencurian pelaku, Kapolsek Sukomanunggal Polrestabes Surabaya Kompol Esti Setija Oetami menerangkan, pelaku berupaya menggandakan (duplikasi) kunci pintu gudang penyimpanan tabung elpiji, agar bisa membuka pintu gudang, kapan pun sesuai rencana aksinya.
Tak hanya itu, seusai beraksi, pelaku juga berupaya menghindarkan diri dari kecurigaan si pemilik gudang, ataupun aparat berwajib. Caranya, pelaku sempat merekayasa adanya aksi pembobolan yang dilakukan oleh pelaku dari orang tak dikenal.
Yakni dengan membuka pintu bagian belakang gudang dan membuang tabung elpiji ke area luar gudang, Jalan Hercules No 25, Sukomanunggal, Surabaya, sebelum kabur meninggalkan lokasi.
"Dia itu freelance, pernah disuruh untuk mengantarkan elpiji sehingga berhasil menggandakan kunci ganda tersebut," ujar Esti pada awak media. (*)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Terjerat 2 Aplikasi Pinjaman Online, Warga Jawa Timur Ini Curi Puluhan Tabung Gas
Baca juga: Pembunuhan Sadis Guru SMK di Aceh Terungkap, Pelakunya Kepala Dusun yang Sakit Hati Disebut PKI