Berita Kabupaten Tegal
Percepat Vaksinasi Covid-19, Pemkab Tegal Buat Gerakan Gropyok dan Serbu Kepung Vaksin
Adapun dua program unggulan yang berpengaruh besar dengan capaian vaksinasi yaitu gropyok vaksin dan serbu kepung vaksin Covid-19
Penulis: Desta Leila Kartika | Editor: muslimah
TRIBUNJATENG.COM, SLAWI – Percepatan dan perluasan cakupan vaksinasi Covid-19 terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Tegal, dari mulai jemput bola pelayanan suntik vaksin di komunitas warga hingga membuka pelayanan vaksinasi di akhir pekan.
Upaya tersebut membuahkan hasil dengan bertambahnya jumlah penduduk Kabupaten Tegal yang menjadi target vaksinasi hingga 51 persen untuk dosis pertama pada Minggu (14/11/2021).
Informasi tersebut disampaikan Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tegal Hendadi Setiaji, usai menghadiri acara Penganugerahan Kabupaten dan Kota Sehat 2021 di Gedung Dadali, Rabu (17/11/2021) kemarin.
Adapun dua program unggulan yang berpengaruh besar dengan capaian vaksinasi yaitu gropyok vaksin dan serbu kepung vaksin Covid-19.
Jika gropyok vaksin dilaksanakan setiap hari di tiap puskesmas, maka serbu kepung vaksin yaitu satu Kecamatan dikerahkan baik puskesmas, rumah sakit, klinik, maupun tim kesehatan dari organisasi profesi.
"Kemarin dalam rangka hari kesehatan nasional, ada empat Kecamatan yang diadakan serbu kepung yaitu Margasari, Bumijawa, Talang, dan Adiwerna. Selanjutnya kami adakan lagi dalam rangka peringatan HUT Korpri pada 29 November mendatang. Intinya kami menyasar semuanya 18 Kecamatan di wilayah Kabupaten Tegal," jelas Hendadi, pada Tribunjateng.com.
Ditanya mengenai target warga yang tervaksin, Hendadi menegaskan sebanyak-banyaknya selagi stok tersedia.
Contohnya pada saat di Margasari total warga yang tervaksin sebanyak 13 ribu, Bumijawa sekitar 7 ribu, di Adiwerna 3 ribu, di Talang 2 ribuan yang divaksin.
"Harapannya dengan segala upaya yang kami siapkan, capaian vaksinasi bisa segera terpenuhi dan untuk lansia juga sedang kami kejar terus, sehingga level PPKM bisa turun dari 3 ke 2 atau bahkan ke 1," harap Hendadi.
Sebelumnya, pada Senin (8/11/2021), capaian vaksinasi Covid-19 Kabupaten Tegal mencapai 44,63 persen dari kelompok target sasaran yang sebesar 1.226.768 jiwa.
Meski mampu melampaui target 50 persen, Hendadi menjelaskan jika Kabupaten Tegal masih akan bertahan di level tiga pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Jawa-Bali.
“Kriteria PPKM kita belum bisa turun ke level dua meskipun vaksinasinya sudah lebih dari 50 persen. Penyebabnya, capaian vaksinasi untuk kelompok lansia belum bisa terpenuhi,” kata Hendadi.
Hingga saat ini, capaian vaksinasi untuk lansia baru mencapai 36 persen dari target 40 persen. Untuk itu, pihaknya akan bekerja lebih keras untuk terus menggenjot target vaksinasi lansia.
“Untuk mencapai PPKM level dua kita harus menggenjot capaian vaksinasi kelompok lansia di mana kekurangannya hanya empat persen. Saya optimis dalam sepekan ini bisa kita terkejar,” tandasnya.
Ditanya soal ketersediaan stok vaksin, Hendadi menyampaikan sejauh ini masih mencukupi. Adapun jenis vaksin yang tersedia didominasi vaksin Sinovac dan Pfizer.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/pelaksanaan-vaksinasi-massal-yang-diikuti-w-lama-ini.jpg)