Breaking News:

Berita Sragen

Hadapi Potensi Bencana Alam, Pemkab, Kodim dan Polres Sragen Apel Gelar Pasukan Siaga Bencana

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) bersama Kodim 0725/Sragen dan Polres Sragen melaksanakan apel siaga gelar pasukan dan mengecek peralatan.

Tribun Jateng/ Mahfira Putri Maulani
Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati bersama jajaran Forkopimda ketika mengecek peralatan penanggulangan bencana usai Apel Kesiapsiagaan di alun-alun Sasono Langen Putro, Jumat (19/11/2021) 

TRIBUNJATENG.COM, SRAGEN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) bersama Kodim 0725/Sragen dan Polres Sragen melaksanakan apel siaga gelar pasukan dan mengecek peralatan penanggulangan bencana Sragen.

Kegiatan yang berlangsung di Alun-alun Sasono Langen Putro ini dipimpin oleh Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati, Jum'at (19/11/2021).

Apel ini diikuti sebanyak kurang lebih 250 orang yang terdiri dari Yonif Raider 408/Sbh, Kodim 0725/Sragen, Polres Sragen, Satpol PP Sragen, Damkar Sragen, Dishub, Dinsos Sragen, relawan dan PMI.

Baca juga: Video 2 Pemuda Sragen Gadaikan Mobil Rental Xenia Rp 30 Juta Karena Terlilit Hutang

Baca juga: Desa Ketro Sragen Jadi Contoh Program Desa Sejahtera

Baca juga: 2 Orang LSM di Sragen Kena OTT Pemerasan Kades, Kapolres: Kalau Diancam, Laporkan

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Wakil Bupati Sragen, Suroto, Dandim 0725/Sragen, Letkol Inf Anggoro Heri Pratikno, Kapolres Sragen AKBP Yuswanto Ardi, Kepala Kejaksaan Negeri Sragen, Sinyo Redy Beni Ratag, Ketua DPRD Sragen Suparno, dan sejumlah instansi terkait.

Bupati Yuni mengatakan pihaknya telah mendapat informasi dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) dan peringatan dini dari BNPB terkait kondisi cuaca.

Yuni menyatakan semua informasi menyebut bahwa cuaca ekstrim atau hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi disertai angin kencang dan petir akan terjadi di seluruh wilayah Jawa Tengah.

"Perkiraan ini akan berlangsung selama November 2021 hingga Februari tahun 2022. Ini dapat menimbulkan potensi ancaman bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor dan angin kencang di kabupaten sragen," katanya.

Oleh karena itu, Bupati mengaku seluruh stakeholder perlu melakukan berbagai persiapan sebagai langkah antisipasi. Jika bencana tersebut sewaktu-waktu terjadi di Kabupaten Sragen.

Dia melanjutkan apel kesiapsiagaan ini merupakan bentuk respon pemerintah dalam mengantisipasi kejadian bencana secara terpadu. Menurutnya, hal ini penting untuk dilakukan karena bencana merupakan urusan bersama.

Dengan langkah persiapan yang matang Pemkab Sragen dapat melakukan antisipasi dan langkah-langkah penanganan secara cepat sehingga dampak bencana yang timbul dapat kita minimalisir.

"Kami atas nama Pemkab Sragen mengajak kepada seluruh unsur yang terkait dalam kesiapsiagaan bencana, untuk selalu bersama-sama dan bergotong-royong, berupaya semaksimal mungkin untuk meningkatkan partisipasi dan peran aktif dalam upaya penanggulangan bencana," pesannya.

Selain itu, dirinya juga mengajak kepada seluruh komponen masyarakat untuk ikut peduli terhadap kelestarian lingkungan dengan prinsip "kenali ancamannya dan kurangi risikonya".

Dengan cara ini, Yuni mengaku agar semua mengerti dan memahami tanda-tanda alam apabila akan terjadi bencana sehingga semua selamat dari ancaman bencana.

Usai apel, Yuni dan jajaran Forkopimda memeriksa peserta gelar pasukan dilanjutkan mengecek hampir seluruh peralatan yang akan digunakan dalam penanggulangan bencana alam. (uti)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved