Breaking News:

Berita Nasional

Dirut PLN: Tarif listrik di Indonesia Lebih Murah dari Negara-negara se Asia Tenggara

Tarif listrik di Indonesia lebih murah dari negara-negara se Asia Tenggara.

Editor: rival al manaf
Istimewa
Komitmen PLN untuk mendorong transisi energi jangka panjang dan dekarbonisasi di sektor ketenagalistrikan Indonesia 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Tarif listrik di Indonesia lebih murah dari negara-negara se Asia Tenggara.

Klaim itu diutarakan Direktur Utama Perusahaan Listrik Negara (PLN) Zulkifli Zaini.

"Tarif listrik industri dan rumah tangga di Indonesia, itu relatif rendah dibandingkan dengan kawasan di Asia Tenggara." ucapnya

Baca juga: Video Jazz Tabrak Tiang Listrik di Semarang Sampai Patah, Satu Mahasiswa Meninggal

Baca juga: Info Pemeliharaan Jaringan Listrik PLN ULP Weleri Kamis 18 November 2021

Baca juga: Jaga Kelestarian Alam, PLN Berikan Bantuan Penanaman Pohon Untuk Ekowisata Sungai Mudal

Ditemui pada CEO Forum Kompas 100, Jumat (19/11/2021), dia mengungkapkan, hal itu yang sering tidak terkomunikasikan, seolah-olah listrik di Indonesia itu tidak kompetitif.

"Apalagi kita bandingkan tarif listrik di Indonesia dengan negara-negara maju, itu jauh lagi," imbuh dia.

Mengenai apakah ada potensi kenaikan tarif listrik tahun depan mengingat energi listrik akan banyak digunakan?

Termasuk kendaraan listrik salah satunya, dia pun belum dapat memastikan hal tersebut.

"Listrik itu adalah industri yang sangat regulated. Jadi, kenaikan tarif itu tidak ditentukan oleh PLN tetapi ditentukan oleh pemerintah."

"Jadi kami ini hanya operator. Kalau pemerintah menyatakan kalau listrik harganya tetap, kami ikut tetap," ujarnya.

Baca juga: Gol Lebih Banyak dari Messi, Neymar, Mbappe PSG, Ini Profil Striker Lille Top Skorer Liga Prancis

Baca juga: 29 Contoh Surat Lamaran Kerja Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris Bagi Fresh Graduate

Baca juga: 7 Tips Membuat Donat Empuk Lembut Anti Gagal

Lebih lanjut kata Zulkifli, sejauh ini listrik masih disubsidi dan ini merupakan bantuan komponen oleh pemerintah.

Di samping itu, PLN optimis tahun depan konsumsi listrik akan meningkat kisaran 4-4,5 persen.

Karena adanya pemakaian listrik yang semakin besar, mulai dari kendaraan, industri, serta rumah tangga. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Bos PLN Sebut Tarif Listrik di Indonesia Paling Rendah se-Asia Tenggara "

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved