Breaking News:

Guru Berkarya

Menghubungkan Pembukaan dan Proklamasi Kemerdekaan dengan Metode Game

Salah satu upaya yang dilakukan oleh guru yaitu dengan menggunakan metode game dalam belajar menghubungkan Pembukaan dan Proklamasi Kemerdekaan.

Editor: abduh imanulhaq
IST
Nurul Khikmah SH, Guru SMPN 1 Kajen Kab Pekalongan 

Oleh: Nurul Khikmah SH, Guru SMPN 1 Kajen Kab Pekalongan

MENGAJARKAN materi hubungan Pembukaan UUD NRI Tahun 1945 dengan Proklamasi Kemerdekaan dalam mata pelajaran PPKn menjadi salah satu upaya yang diharapkan dapat memotivasi para siswa agar berpartisispasi aktif, cerdas dan bertanggung jawab sebagai anggota masyarakat, generasi penerus bangsa sekaligus sebagai warga negara Indonesia dalam mengamalkan UUD NRI Tahun 1945. Menurut Ida Rohayani dkk (2017), Pembukaan UUD NRI Tahun 1945 dan Proklamasi Kemerdekaan merupakan satu kesatuan yang bulat. Pembukaan merupakan amanat dari Proklamasi Kemerdekaan NKRI sehingga mengubah Pembukaan UUD NRI Tahun 1945 pada hakikatnya membubarkan NKRI yang diproklamasikan 17 Agustus 1945.

Selaku guru PPKn di SMP N1 Kajen, Kab. Pekalongan, penulis juga telah mengajarkan materi tersebut dalam pembelajaran di kelas 8, Semester Ganjil yaitu pada KD 3.2 menelaah makna, kedudukan dan fungsi UUD NRI Tahun 1945, serta Peraturan Perundang-undangan lainnya dalam sistem hukum nasional. Mengingat pentingnya menjaga keutuhan Pembukaan UUD 1945 agar tidak mengalami amandemen maka siswa perlu memahami alasannya salah satunya dengan belajar menghubungkan Pembukaan dengan Proklamasi Kemerdekaan Bangsa Indonesia.

Sudah diketahui pandemi berpengaruh terhadap hasil belajar siswa yang menurun di semua mata pelajaran termasuk mata pelajaran PPKn KD 3.2. Pembelajaran PPKn terbiasa dibungkus dengan model Problem hingga Project Based Learning dengan metode diskusi melibatkan siswa secara langsung. Sejak pandemi beralih kepada pembelajaran yang bersifat daring. Sehingga model dan metode yang digunakan menjadi tidak maksimal dan berdampak pada hasil belajar siswa yang menurun.

Pandemi Covid-19 hingga detik ini masih belum usai sehingga pembelajaran tatap muka masih dilaksanakan secara terbatas. Untuk memperbaiki hasil belajar siswa yang belum maksimal ketika pembelajaran secara daring, guru berusaha menciptakan pembelajaran yang lebih baik pada kesempatan PTMT di SMPN 1 Kajen kali ini sehingga hasil belajar menjadi meningkat.

Salah satu upaya yang dilakukan oleh guru yaitu menggunakan metode game dalam belajar menghubungkan Pembukaan dan Proklamasi Kemerdekaan. Menurut Prawadilaga (2007) metode pembelajaran adalah prosedur, urutan, langkah-langkah dan cara yang digunakan guru dalam mencapai tujuan pembelajaran.

Untuk meningkatkan pemahaman siswa pada materi KD 3.2 topik menghubungkan Pembukaan dan Proklamasi Kemerdekaan guru menciptakan game interaktif yang memanfaatkan media liveworksheet. Guru berperan membuat LK siswa berisi game Drag and Drop materi Makna Kalimat Proklamasi dan Makna Pembukaan UUD NRI Tahun 1945. Kemudian dilanjutkan dengan game Join with Arrows materi Menghubungkan Pembukaan dan Proklamasi Kemerdekaan.

Setelah guru menyiapkan media LK siswa, metode pembelajaran berupa game tersebut diterapkan di dalam kelas. Masing-masing siswa mendapatkan link liveworksheet yang dibagikan oleh guru dalam Grup Pembelajaran usai membaca sedikit materi pengantar pada buku teks masing-masing.

Berdasarkan hasil LK yang berisi dua jenis game dengan topik Menghubungkan Pembukaan dan Proklamasi Kemerdekaan, ternyata menunjukkan peningkatan dibandingkan metode pembelajaran yang diterapkan saat pembelajaran daring di semester sebelumnya. Hampir seluruh siswa menunjukkan hasil yang telah melampaui KKM PPKn. Dapat disimpulkan dengan menerapkan metode game dalam belajar menghubungkan Pembukaan dan Proklamasi Kemerdekaan pembelajaran menjadi lebih efektif. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved