Breaking News:

Guru Berkarya

Tuntutan Inovasi dan Kreativitas Guru di Masa Pandemi

Baik kelebihan maupun kekurangan dari PJJ menjadikan pembelajaran bagi kita semua agar pendidikan kita tetap berjalan dengan baik.

Editor: abduh imanulhaq
IST
Adi Yuwono SPdSD, Guru SDN Sirahan 01 Kec Cluwak Kab Pati 

Oleh: Adi Yuwono SPdSD, Guru SDN Sirahan 01 Kec Cluwak Kab Pati

PRESIDEN Joko Widodo mengumumkan virus corona yang berasal dari Wuhan menjangkit warga Indonesia pada 2 Maret 2020. Virus corona atau Covid -19 memberikan dampak pada berbagai sektor baik pendidikan, pariwisata, perdagangan ataupun yang lainnya.

Salah satu yang terdampak  adalah dunia pendidikan. Pertama,  terjadi perubahan besar cara mendidik jutaan orang. Kedua, solusi baru untuk pendidikan yang dapat membawa inovasi. Ketiga, peran pendidik di masa pandemi. Keempat,  pentingnya mengajarkan pendidikan kecakapan hidup.

Berdasarkan penjelasan di atas menunjukkan Covid-19 telah membuat percepatan transformasi pendidikan. Percepatan transformasi tersebut mau tidak mau, suka tidak suka harus dilakukan. Dalam waktu yang sangat singkat, seluruh dunia mengubah pola pembelajaran konvensional berbasis tatap muka di sekolah menjadi pembelajaran jarak jauh (PJJ) yang sangat mengandalkan teknologi.

Pemerintah melalui Mendikbud sejak pertengahan Maret 2020 mengeluarkan Surat Edaran Nomor 4 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Kebijakan Pendidikan dalam masa darurat penyebaran Covid-19. Dalam surat edaran tersebut di antaranya memberlakukan Belajar dari Rumah (BBR) dengan cara PJJ melalui kegiatan pembelajaran online dengan menggunakan berbagai media.

Transformasi digital secara terpaksa ini adalah cara yang paling aman untuk memutus penyebaran wabah akibat virus corona. Sebab hak para siswa mendapatkan pendidikan tetap menjadi prioritas tanpa mengabaikan kesehatan dan keselamatan jiwa. Melihat hasil pelaksanaan PJJ yang sudah dilaksanakan selama enam bulan terakhir dapat dilihat hasilnya terdapat kelebihan dan kekurangan dalam pelaksanaan pembelajaran jarak jauh tersebut.

Menurut penulis dampak positif dari pembelajaran jarah jauh jika dilihat dari sudut pandang guru yang terjadi selama ini adalah meningkatkan kompetensi guru dalam menguasai teknologi. Ini dapat dilihat dari guru-guru yang selama ini kurang menguasai teknologi dituntut untuk menguasai teknologi yakni dengan menguasai berbagai platform pembelajaran online seperti menguasai Google Classroom, Edmodo, Webex, Zoom, Jitsi dan lain-lain.

Hal ini dapat meningkatkan kreativitas dan inovatif guru dalam mengelola pembelajaran. Jika kita lihat dari sudut pandang peserta didik dampak positifnya adalah peserta didik memiliki waktu yang flaksibel dalam belajar, penguasaan teknologi pembelajaran, dan meningkatkan kemandirian belajar peserta didik. Dampak positif jika dilihat dari sudut pandang orang tua, adalah orang tua memiliki banyak waktu berinteraksi dengan anak, mendampingi anak dalam belajar dan dapat memberikan pendidikan life skill kepada anak.

Dari berbagai kelebihan PJJ di atas juga terdapat kekurangan, di antaranya dari guru mengalami kesulitan untuk mengontrol peserta didik yang benar-benar serius dalam belajar. Sedangkan kekurangannya jika dilihat dari peserta didik di antaranya peserta didik tidak semuanya memiliki akses untuk mengikuti PJJ. Terutama perangkat komunikasi, kurangnya motivasi belajar peserta didik karena interaksi tidak lancar antara guru dan siswa, penguasaan peserta didik terhadap teknologi yang masih rendah.

Jika dilihat dari sudut orangtua kekurangannya adalah kurang menguasai teknologi sehingga mengalami kendala dalam mendampingi anak dalam belajar dan tidak memiliki perangkat yang cukup karena anak lebih dari satu orang. Kemudian biaya paket internet meningkat karena harus mengikuti pembelajaran setiap hari dan jam kerja orangtua yang berbenturan dengan jadwal pelajaran anak.

Baik kelebihan maupun kekurangan dari PJJ menjadikan pembelajaran bagi kita semua agar pendidikan kita tetap berjalan dengan baik. Peserta didik tetap dapat menerima hak mereka untuk mendapatkan layanan pendidikan yang berkualitas, walaupun dalam kondisi pandemi ini.

Sebagai pendidik kita harus selalu meningkatkan kreativitas dan inovasi kita dalam memberikan layanan pendidikan kepada seluruh peserta didik. Supaya mereka dapat belajar dan tidak tertinggal, baik secara daring maupun luring agar semua peserta didik dapat terlayani. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved