Breaking News:

Berita Regional

Dukun Pengganda Uang di Magelang Mengaku Bunuh 4 Orang dengan Racun

Menurut Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Magelang AKBP Mochamad Sajarod Zakun, seluruh korban dibunuh dengan cara sama, yaitu menggunakan racun.

KOMPAS.COM/IKA FITRIANA
IS (52) tersangka dugaan kasus pembunuhan dengan rencana dari Desa Sutopati, Kecamatan Kajoran, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, saat diperiksa aparat Polres Magelang, Jumat (19/11/2021). 

TRIBUNJATENG.COM - Di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, seorang dukun yang mengaku bisa menggandakan uang ditangkap aparat kepolisian karena kasus pembunuhan.

Dukun berinisial IS (57) mengaku telah membunuh empat orang.

Menurut Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Magelang AKBP Mochamad Sajarod Zakun, seluruh korban dibunuh dengan cara sama, yaitu menggunakan racun apotas.

Baca juga: Berniat Gandakan Uang ke Dukun, 2 Pedagang Sayur Malah Tewas Diracun

Sajarod menuturkan, berdasarkan hasil pengembangan dan olah tempat kejadian perkara, ditemukan cairan bening dalam plastik yang terletak di dekat korban.

Cairan bening itu adalah air yang telah dicampur apotas. IS membeli racun tersebut di sebuah toko pertanian.

Kepada korbannya, pelaku mengaku cairan itu diambil dari sumber mata air Sijago di lereng Gunung Sumbing.

Air itu diaku tersangka sebagai syarat agar uang korban berlipat ganda.

Korban harus meminum air yang disebut telah didoakan itu tanpa diketahui orang lain.

Sajarod mengungkapkan, berdasar hasil laboratorium forensik terhadap air liur, lambung, serta urin milik korban Lasma dan Wasdiyanto, diketahui positif mengandung racun sianida.

"Untuk motif dan modus yang dilakukan oleh tersangka adalah sama, yakni ingin menguasai uang milik korban," ujarnya, dalam keterangan pers, Senin (22/11/2021).

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved