Berita Jakarta
M Najih : MUI Mendukung dan Mengapresiasi Densus 88 dalam Kinerja Penanggulangan Radikal Terorisme
Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyatakan, akan bekerja sama dengan Polri serta pemerintah untuk memberangus kegiatan dan aktivitas terorisme di Tanah
TRIBUNJATENG.COM -- Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyatakan, akan bekerja sama dengan Polri serta pemerintah untuk memberangus kegiatan dan aktivitas terorisme di Tanah Air.
Hal itu disampaikan Sekretaris Badan Penanggulangan Ekstremisme dan Terorisme (BPET) MUI, M Najih Arromadloni, menanggapi penangkapan seorang anggota MUI yang menjabat di Komisi Fatwa oleh Densus 88.
"MUI mendukung dan mengapresiasi Densus 88 dalam kinerja penanggulangan radikal terorisme," katanya, dalam konferensi pers bersama Tim Densus 88 Antiteror Polri, di Gedung Divisi Humas Mabes Polri, Kamis (25/11).
Gus Najih, sapaannya, mengatakan, segala bentuk terorisme yang dilakukan oleh seorang kiai atau ulama sekalipun bukan merupakan sebuah bentuk kriminalisasi ulama.
Bahkan, hal itu tidak ada kaitannya dengan ajaran agama apapun termasuk Islam.
ia berujar, penanganan terorisme yang dilakukan tim Densus 88 Antiteror Polri belakangan ini merupakan sebuah bentuk pengamanan negara.
"Dalam kaitan ini kami percaya tidak ada yang disebut kriminalisasi ulama atau islamophobia, karena ini kepentingan negara adalah menjaga keamanan, menjaga keselamatan rakyat, dan dalam hal ini kami memberikan dukungan dan apresiasi," bebernya.
Gus Najih mengungkapkan, kasus yang menjerat anggota komisi Fatwa MUI, yakni Ahmad Zain An-Najah tersebut akan dijadikannya bahan evaluasi oleh MUI Pusat.
Upaya yang akan dilakukan satu di antaranya dengan lebih berhati-hati saat melakukan perekrutan di masa mendatang.
Sebab, dia menambahkan, paham radikalisme itu ada,tetapi tak dapat selalu termonitor.
"Karena sebagaimana diketahui aktivitas terorisme memang sangat ada di bawah tanah, sehingga kami di MUI pun tanpa ada informasi dari aparat kami tidak mengetahui aktivitasnya di luar MUI," tukasnya.
Sebelumnya, Ketua Umum MUI, KH Miftachul Akhyar memastikan kerja sama antara MUI dan pemerintah berjalan sangat baik dan akan terus terpelihara.
Hal itu diungkapkan usai melakukan pertemuan Menko Polhukam Mahfud MD, di kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, melalui kanal Youtube, Senin (22/11).
Menurut dia, secara umum di internal MUI tidak ada keguncangan, dan semua berjalan normal. Namun demikian, peristiwa tersebut bisa menjadi sarana introspeksi agar MUI lebih mawas diri.
"Kami lebih berhati-hati, lebih teliti, dan sebagainya untuk menjaga marwah majelis para ulama, bagian dari anak bangsa ini," ucapnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/mui-densus-prescon.jpg)