Berita Karanganyar
Pengendara Scoopy Terekam CCTV Ambil Kotak Amal Masjid di Karangpandan Karanganyar
Dua orang yang mengendarai scoopy hitam terekam kamera CCTV saat mengambil kotak infaq di Masjid Al Madinah Al Munawwaroh yang berada di Dusun Setu De
Penulis: Agus Iswadi | Editor: m nur huda
TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Dua orang yang mengendarai scoopy hitam terekam kamera CCTV saat mengambil kotak amal di Masjid Al Madinah Al Munawwaroh yang berada di Dusun Setu Desa Karang Kecamatan Karangpandan Kabupaten Karanganyar.
Kejadian itu semula diketahui Ketua Takmir Masjid, Sugino saat hendak menjalankan salat subuh di masjid yang tidak jauh dari rumahnya.
Kejadian pembobolan dan pencurian kotak amal itu dilakukan dua orang yang mengendarai scoopy pada Jumat (26/11/2021) sekira pukul 01.20 WIB.
"Pukul 04.00 sudah sampai masjid. Saya lihat kotak infak (besar) rusak, berarti diambil pencuri. Siangnya saya koordinasi dengan sekretaris takmir dan dilihat rekaman CCTV," kata Sugino kepada Tribunjateng.com, Sabtu (27/11/2021) sore.
Dari rekaman kamera CCTV, semula pengendara scoopy itu sempat lewat jalan depan masjid.
Tidak lama kemudian, kedua orang itu masuk ke area masjid dan memarkirkan sepeda motor ke arah jalan.
Kejadian pencurian itu berlangsung sekitar 20-an menit.
Sugino menceritakan, dua orang itu mengenakan masker dan jaket. Sehingga wajahnya tidak terlihat.
Begitu juga sepeda motor matik yang digunakan dua orang itu tidak dilengkapi nomor polisi baik di bagian depan maupun belakang.
"Orang pertama masuk (ke bangunan utama masjid), setelah aman orang kedua menyusul. Kotak besar dibobol dan diambil uangnya (tersisa uang receh dan dua lembar Rp 5.000). Di dekat situ ada tiga kotak infaq keliling. Diambil satu yang berat berisi recehan. Langsung pergi," ungkapnya.
Dia menjelaskan, sebenarnya infak di dalam kotak besar itu rutin diambil oleh anggota takmir seminggu sekali seusai salat jumat.
Akan tetapi mungkin karena lupa akhirnya sudah dua minggu infak di dalam kotak itu belum diambil oleh anggota takmir.
Atas kejadian itu pihak masjid telah melaporkan kepada polsek setempat.
Dia menuturkan, kejadian pencurian kotak infaq ini bukan kali pertama terjadi. Hingga akhirnya masjid tersebut dilengkapi empat kamera CCTV. Pemasangan kamera CCTV telah dilakukan pada tahun lalu.
"Sudah langganan, dari awal sudah 6-7 kali. Bahkan dulu satu kotak besar dibawa," ucapnya.
Sugino mengungkapkan, memang sengaja pintu utama masjid tidak dikunci karena banyak orang dari luar wilayah sekitar yang singgah ke masjid tersebut. (Ais)