Kamis, 4 Juni 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Viral

Kisah 4 Sekawan yang Berakhir dengan Pembunuhan Disertai Mutilasi, Keluarga: Mereka Sering Boncengan

Pembunuhan disertai mutilasi yang terjadi di Bekasi menyisakan banyak kisah. Pelaku dan korban merupakan empat sekaean

Tayang:
Editor: muslimah
Tribunnews.com/Rizki Sandi Saputra
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan (tengah) saat konferensi pers mengungkap kasus pembunuhan disertai mutilasi terhadap seorang pria di Bekasi, di Polda Metro Jaya, Minggu (28/11/2021). 

TRIBUNJATENG.COM - Pembunuhan disertai mutilasi yang terjadi di Bekasi menyisakan banyak kisah.

Pelaku dan korban merupakan empat sekaean.

Bagaimana bisa persahabatan berakhir menjadi pembunuhan keji?

ILUSTRASI: Kasus Mutilasi.
ILUSTRASI: Kasus Mutilasi. (istimewa)

Keluarga tak menyangka salah satu dari tiga pelaku pembunuhan Ridho Suhendra ternyata adalah teman dekat korban.

Zarul Aulia (53), paman Ridho, membenarkan satu pelaku adalah rekan dekat Ridho atau bisa dikatakan merupakan teman akrab.

Hal itu, diketahui Zarul dari keterangan adik Ridho.

"Setahu saya ya. Itu dari keterangan adik almarhum kemarin, ternyata salah satu pelaku yang berambut pirang ini adalah teman akrab almarhum.

"Karena setiap hari katanya sering boncengan satu motor," kata Zarul saat ditemui di rumah duka, Minggu (28/11/2021) malam.

Bahkan kata Zarul, dari keterangan adik Ridho, selama sepekan terakhir sebelum dimutilasi, Ridho diketahui menginap di rumah teman dekatnya itu yang merupakan pelaku pembunuhan.

"Bahkan Ridho menginap di rumah salah satu tersangka yang menjadi teman dekatnya itu," katanya.

"Jadi satu minggu ini, almarhum tinggal dengan dia (tersangka). Itu yang saya tahu, keterangannya bahwa itu temennya almarhum Ridho dan juga memang temen dekatnya Ridho. Satunya lagi tidak kenal," ujar Zarul saat ditemui di rumah duka di Kampung Buek, Desa Sumber Jaya, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Minggu (28/11/2021).

Karenanya Zarul tidak menyangka jika teman dekat korban menjadi pelaku yang dengan tega menghilangkan nyawa Ridho.

Apalagi dengan cara yang sadis dan dilakukan dengan memutilasi jenazah korban.

Pihak keluarga meminta agar aparat penegak hukum memberikan ganjaran seberat-beratnya.

"Kita juga nggak nyangka ya. Temen dekat tapi setega itu," katanya.

Sumber: Warta Kota
Halaman 1/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved