Berita Batang
Temui Dua Warga Yang Alami Kelainan Sejak Lahir, Bupati Wihaji: Harus Segera Dirawat Intensif di RS
Bupati Batang Wihaji menemui dua warga kelurahan Karangasem Utara, Kecamatan Batang yang mengalami kelainan sejak lahir.
Penulis: dina indriani | Editor: moh anhar
TRIBUNJATENG.COM,BATANG - Bupati Batang Wihaji menemui dua warga kelurahan Karangasem Utara, Kecamatan Batang yang mengalami kelainan sejak lahir.
Muhammad Hafidh Dzikron (3,5) anak pasangan Noto Raharjo (25) dan Siti Dzikronah (26) warga RT 6 RW 1, Dukuh Milingan Gang Tongkol sudah diagnosa dokter mengalami sakit keganasan hematologi dan trombosittopenia.
Sakit yang dideritanya sejak sebulan yang lalu mengakibatkan berat badanya turun drastis dan badannya pun menjadi lemas tak berdaya.
Baca juga: Gelar Adiwiyata Tingkat Kabupaten Sragen Minim Peserta, Bupati Yuni Janji Akan Tambah Nominal Hadiah
Baca juga: Suami Merantau ke Jepang, Istri di Pati ini Selingkuh dengan Oknum Polisi
Sakit kelainan sejak lahir juga dialami oleh Alif Aditya (3) yang mengalami kelinan tulang belakang dan kaki.
Akibat sakit yang dideritanya anak pasangan Slamet Nurjito (40) dengan Erniwati (40) warga Dukuh Sulur tidak bisa tumbuh berkembang seperti anak sebayanya.
"Sekarang berat badannya 11 kilogram padahal dua minggu yang lalu berat badannya 12 kilogram, trombositnya pun semakin turun dari hasil lab terkhir trombositnya hanya 6," tutur sang ibu, Siti Dzikronah, Selasa (30/11/2021).
Bupati Batang Wihaji mengatakan mendapat informasi tersebut melalui whatsapp curhat Wihaji, jika ada warga yang membutuhkan penanganan cepat.
"Memang tadi malam dapat curhat dari warga melalui whatsapp yang menginformasikan butuh penanganan cepat setelah kita cek harus kita tangani dengan cepat," ujarnya.
Bupati Wihaji itu juga meminta kepada kedua orang tua agar anaknya dirawat instensif di rumah sakit pasalnya kondisi fisik sudah di bawah kenormalan.
Untuk meringankan beban keluarga kedua anak tersebut, Bupati Wihaji memberikan bantuan uang tunai sebesar Rp 3 juta dan paket sembako.
"Hasil cek kesehatan kepala dinas kesehatan dan kepala puskesmas, anak ini harus segera kita bawa ke rumah sakit, kita sudah bawa ambulan untuk segera di bawa rumah sakit agar ada penanganan serius dari dokter," jelasnya.
Ia pun meminta warganya untuk tidak usah memikirkan biaya, karena Pemkab yang akan menanggung semunya.
Sementara itu, Kepala Puskesmas Batang 2, dr Munawaroh menjelaskan kedua pasien itu memang menjadi pantauan puskesmas.
"Kasus yang diderita Alif Aditya ini berat badanya tidak pernah naik, padahal sudah kita kasih makanan tambahan.
Seharusnya di operasi tapi dengan berat badan minimal 9 kilogram sedang anak ini beray badanya 6 kilogram," jelasnya.
Baca juga: Berpotensi Gantikan Batu Bara, Warga Blambangan Banjarnegara Belajar Produksi Biopelet
Baca juga: Dihadiri Bupati, RSUD Cepu Raih Pemenang Utama Satu Unit Mobil Tabungan Bima Bank Jateng
Ia pun menjelaskan bahwa sakit yang dideritanya memang sejak lahir yang disebut kecacatan.
Adapun sakit yang diderita Muhammad Hafidh Dzikron (3,5) diagnosannya mengarah atau curiga keganasan hematologi.
"Sakit ini perlu observasi di rumah sakit yang tidak lanjutnya akan kita pantau terus sakitnya," pungkasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/bupati-batang-wihaji-30-11-2021.jpg)