Breaking News:

Kopassus vs Brimob di Papua

4 Prajurit Kopassus Terima Kemarahan Panglima TNI: kita gak boleh Ngasal!

Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa menyatakan 4 prajurit Kopassus yang berkasus dengan Brimob di Papua bersalah.

puspentni
Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa. 

TRIBUNJATENG.COM - Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa menyatakan 4 prajurit Kopassus yang berkasus dengan Brimob di Papua bersalah.

Keempat prajurit itu telah melalui proses pemeriksaan Polisi Militer.

Dari 20 orang yang terlibat pengeroyokan Brimob mengerucut menjadi empat prajurit yang harus bertanggungjawab.

Pernyataan damai kedua pihak tidak akan memengaruhi proses hukum yang berlaku.

Mereka pun menerima kemarahan Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa.

"Gak ada hanya damai, salaman, olahraga bersama. Tidak ada! Tanggung jawab!" kata Jenderal Andika Perkasa sembari menunjuk.

Baca juga: Orang-orang dalam Video Bentrokan Kopassus vs Brimob Papua Bersalaman Bukti Damai

Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad), Jenderal TNI Andika Perkasa memberikan keterangan saat konferensi pers terkait dengan perusakan Kantor Polsek Ciracas, di Mabesad, Jakarta, Minggu (30/8/2020). Dalam keterangannya, Kasad Andika Perkasa menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat sipil dan anggota Polri atas peristiwa penyerangan di Kantor Polsek Ciracas, Jakarta Timur, dan telah memeriksa 12 orang oknum prajurit TNI AD yang terlibat dalam aksi tersebut. Tribunnews/Irwan Rismawan
Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa.

Wajah Jenderal Andika Perkasa tampak berbeda.

Gerutan senyum yang biasa terpampang lenyap sudah berubah geram.

Dia mengatakan ulah prajurit itu telah menciderai citra TNI.

"Kita gak boleh ngasal! Gak boleh! Kita harus bertindak sesuai peraturan perundangan," lanjut Jenderal Andika Perkasa.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved