Breaking News:

Berita Semarang

Tinjau Ujian Tatap Muka, Hendi Wanti-Wanti Soal Prokes

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi melakukan tinjauan ke SMPN 27 dan SD Negeri Bulusan Semarang (2/12).

Editor: galih permadi
humas pemkot semarang
Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi melakukan tinjauan ke SMPN 27 dan SD Negeri Bulusan Semarang (2/12/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Memastikan penerapan protokol kesehatan dalam pembelajaran tatap muka, Kamis (2/12) pagi, Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi melakukan tinjauan ke SMPN 27 dan SD Negeri Bulusan Semarang (2/12).

Dalam kunjungannya tersebut, Hendi biasa wali kota disapa kembali menegaskan bahwa disiplin protokol kesehatan adalah kunci suksesnya pembelajaran tatap muka di sekolah pada masa pandemi.

Saat berdialog dengan para siswa, dirinya sempat menanyakan bagaimana perasaan para siswa saat kembali sekolah tatap muka.

"Dek, kenapa seneng tatap muka sekolahnya?" tanya Hendi.

"Suka, karena kalau pakai HP macet..," jawab salah satu murid SD Negeri Bulusan.

Kepada para siswa, Hendi juga mengingatkan untuk selalu membekali diri dengan sikap disiplin khususnya dalam menaati protokol kesehatan.

"Yang terpenting adalah menjaga protokol kesehatan. Apa saja? Memakai masker, mencuci tangan pakai sabun dan menjaga jarak. Tiga hal itu, adek-adek harus ingat ya," pesan Hendi.

Terkait dengan pelaksanaan vaksin untuk anak usia 5-11 tahun, Hendi menegaskan bahwa pihaknya sedang menunggu petunjuk teknis (juknis) dan aturan dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

“Harapannya tahun depan sudah dapat terlaksana,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang, Gunawan Saptogiri mengatakan bahwa pelaksanaan Penilaian Akhir Semester (PAS) yang dimulai Senin (29/11) lalu hingga Sabtu (4/12) mendatang, sejauh ini berjalan lancar.

“Anak-anak juga semangat kemudian mengerjakan soal-soal juga tidak mengalami kesulitan,” tutur Gunawan Saptogiri.

Senada dengan Gunawan, Kepala SMP Negeri 27 Semarang, Umar juga mengatakan bahwa pihaknya telah mempersiapkan segala sesuatunya guna memastikan PAS berjalan lancar, aman dan sesuai protokol kesehatan.

"Kami telah mempersiapkan segala sesuatu, utamanya terkait prokes, dan kita mulai sejak awal terjadinya pandemi sehingga kegiatan yang dilakukan bapak ibu guru dan anak-anak sudah seperti budaya,” terang Umar.(*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved