Bank Indonesia

BI Jateng Gelar Vaksinasi untuk Rumah Tahfidz, Pondok Pesantren, dan Yatim Dhuafa

'Bentengi Diri Dengan Vaksin, Bentengi Bangsa dengan Cinta Bangga Paham Rupiah' menjadi tema acara vaksinasi yang digelar Bank Indonesia

Penulis: budi susanto | Editor: Catur waskito Edy
Dok. Humas KPw BI Tegal
Ilustrasi 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG -- 'Bentengi Diri Dengan Vaksin, Bentengi Bangsa dengan Cinta Bangga Paham Rupiah' menjadi tema acara vaksinasi yang digelar Bank Indonesia (BI) Jateng bersama Badan Komunikasi Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI).

Selain mengedepankan vaksinasi, dalam acara yang digelar di Kantor BI Jateng itu, para peserta juga diedukasi tentang keamanan dan kelebihan penggunaan QRIS sebagai aplikasi pembayaran digital.

Acara tersebut diikuti puluhan peserta dari rumah tahfidz, pondok pesantren, dan yatim dhuafa di Jateng. Tujuannya untuk menekan angka penularan covid-19 dan mendukung percepatan vaksinasi, serta memberikan pemahaman masyarakat mengenai keamanan dan kemudahan melakukan pembayaran secara digital.

Arif Wahyudi, Sekjen BKPRMI Jateng, menjelaskan, terdapat sekitar 40 peserta yang mengikuti acara vaksinasi.

“Peserta tersebut kami datangkan dari rumah tahfidz, pondok pesantren, dan yatim dhuafa yang ada di Jateng,” katanya, Kamis (2/12).

Ia berharap, kegiatan positif bersama BI Jateng itu dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

“Bertepatan dengan acara kali ini, kami juga ingin menyampaikan sejumlah program, di antaranya program Kampung Al-Quran Juara, yang tengah memasuki pembangunan di wilayah Mijen. Semoga segala niatan baik seperti dalam acara ini dapat terkabul,” ucapnya.

Adapun, Andry Prasmuko, Deputi Kepala Perwakilan BI Jateng, mengatakan, kegiatan vaksinasi yang digelar dalam rangka mendukung program pemerintah terkait dengan percepatan vaksinasi.

“BI Jateng menyediakan 180 dosis vaksin untuk vaksinasi 1 dan 2 dalam acara ini, dengan peserta pertama sebanyak 40 orang,” tuturnya.

Ia menjelaskan, BI Jateng juga memiliki program religi dengan tujuan untuk internalisasi dan membangun nilai-nilai religi yang dapat mengasah empati, meningkatkan motivasi, kepedulian, dan kebersamaan yang dapat menunjang keberhasilan pelaksanaan tugas.

“Kegiatan vaksinasi dengan tema 'Bentengi Diri Dengan Vaksin, Bentengi Bangsa dengan Cinta Bangga dan Paham Rupiah' kali ini menjadi bagian dari program BI religi tersebut,” paparnya.

Andri menyatakan, sasaran peserta vaksinasi kepada rumah tahfidz, pondok pesantren, serta yatim dhuafa itu selaras dengan program BI religi. Namun, terbuka juga untuk masyarakat yang membutuhkan.

"Bersama kegiatan vaksinasi diselenggarakan pula edukasi Cinta, Bangga, Paham Rupiah, agar peserta memiliki peningkatan pemahaman mengenai bagaimana perilaku menghargai dan mencintai rupiah dengan baik dan benar,” imbuhnya.

Dia menambahkan, edukasi transaksi non-tunai terkait dengan penggunaan QRIS dengan slogan Universal, Gampang, Untung dan Langsung (Unggul) juga dilakukan.

“Kami berharap, melalui kegiatan vaksinasi, edukasi Cinta, Bangga, Paham Rupiah dan QRIS ini, bisa menekan jumlah kasus penderita covid-19, sehingga turut meningkatkan optimisme masyarakat serta mendorong pemulihan ekonomi,” tuturnya. (Adv/bud)

Baca juga: Daihatsu Dukung Konservasi Penyu di Kebumen

Baca juga: Kata Pengamat soal Anies Baswedan Absen di Reuni 212 hingga Tak Beri Izin

Baca juga: Sinopsis Dracula Untold Big Movies GTV Pukul 20.00 WIB Kastil Kuno Bangsawan Vampir

Baca juga: Dituding Bahagia Jerinx SID Dipenjara, Nora Alexandra: Silakan Membenci tapi Tidak dengan Memfitnah!

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved