Polres Wonogiri

Tanggapi Kasus Mahasiswi di Mojokerto, Ini Pesan Kapolres Wonogiri Saat Apel

Kapolres Wonogiri, AKBP Dydit Dwi Susanto memberikan sejumlah arahan kepada anggotanya saat apel jam pimpinan di halaman Mapolres Wonogiri, Senin

dokumentasi Humas Polres Wonogiri
Kapolres Wonogiri, AKBP Dydit Dwi Susanto memimpin apel jam pimpinan di halaman Mapolres Wonogiri, Senin (6/12/2021) 

TRIBUNJATENG.COM, WONOGIRI - Kapolres Wonogiri, AKBP Dydit Dwi Susanto memberikan sejumlah arahan kepada anggotanya saat apel jam pimpinan di halaman Mapolres Wonogiri, Senin (6/12/2021). 

Nama institusi Polri tengah menjadi perbincangan dampak dari perilaku salah satu anggota sehingga menyebabkan seorang gadis melakukan bunuh diri.

Menyusul peristiwa tersebut, Kapolres Wonogiri, AKBP Dydit Dwi Susanto memberikan sejumlah arahan kepada anggota. 

Apel jam pimpinan tersebut diikuti oleh Wakapolres, para Kabag, para Kasat, para Kasi, Ka SPKT, jajaran Kapolsek dan semua anggota Mapolres, serta perwakilan dari masing-masing Polsek.

"Tugas ke depan semakin kompleks, maka dibutuhkan semangat, dedikasi, dan loyalitas. Terima kasih kepada rekan-rekan yang sudah melaksanakan tugas dengan baik," ucap Kapolres Wonogiri AKBP Dydit Dwi Susanto melalui Kasubsi Penmas Humas Polres Wonogiri Aipda Iwan Sumarsono.

Dalam arahannya, Kapolres mengatakan, saat ini Sie Propam sedang melaksanakan penyelidikan dan penyidikan terhadap pelanggaran anggota. 

"Kapolres tidak akan melindungi terhadap anggota yang melakukan pelanggaran. Ini tidak menakut-nakuti, karena dengan menindak tegas diharapkan anggota bisa lebih baik, bukannya makin brengsek," tegas Kapolres.

Dalam kesempatan itu, Kapolres mengucapkan terima kasih kepada anggota yang sudah melaksanakan tugas dengan baik. Sehingga diharapkan untuk tidak terkontaminasi terhadap sesuatu yang bisa merusak citra Polri.

"Polres Wonogiri menerapkan reward dan punishment anggota yang baik penghargaan, dan sebaliknya, anggota yang melanggar akan diberikan hukuman.

Dan untuk anggota yang melakukan pelanggaran maka tidak segan-segan akan diproses baik secara pidana maupun KKIP," jelas AKBP Dydit.

Dia menambahkan, kepada para Perwira agar dilakukan waskat terhadap anggotanya. Sehingga diharapkan agar saling mengingatkan, anggota yang tidak hadir tanpa keterangan, agar dicek, dan ingatkan.

"Kalau sudah diingatkan tapi tidak digubris, yang penting kewajiban kita sudah disampaikan, dan resiko akan ditanggung anggota itu sendiri," tandas Kapolres. (*)

Baca juga: Tahun Lalu, NWR Korban Bripda Randy Juga Pernah Alami Kejadian Memilukan di Kampus, Ini Kata Dekan

Baca juga: Benarkah Tarif Cukai Akan Naik? Buruh Pabrik Rokok pun Gelisah

Baca juga: Apa Itu Blue Whale Challenge? 3 Tantangan Berbahaya yang Viral di Internet

Baca juga: Aplikasi Penghasil Uang Octopus, Daur Ulang Sampah Jadi Duit

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved