Senin, 13 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Regional

Brigadir Irwan Dituduh Polisi Gadungan dan Dikeroyok Pelaku Balap Liar, Begini Kronologinya

Seorang polisi dikeroyok anggta geng motor di Bundaran Pondok Indah, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Selasa (7/12/2021) dini hari.

TribunJakarta.com/Annas Furqon Hakim
Kepolisian merilis 6 anggota geng motor pelaku pengeroyokan terhadap anggota Sabhara Polres Tangerang Selatan, Brigadir Irwan Lombu, di Mapolda Metro Jaya, Rabu (8/12/2021). 

TRIBUNJATENG.COM - Seorang polisi dikeroyok anggota geng motor di Bundaran Pondok Indah, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Selasa (7/12/2021) dini hari.

Video kejadian tersebut viral.

Brigadir Irwan Lombu dikeroyok saat akan membubarkan aksi balap liar.

Baca juga: Novel Baswedan dkk Akan Dilantik Jadi ASN Polri Hari Ini

Aksi tersebut terekam dalam video berdurasi 1 menit 24 detik, hingga akhirnya viral di sosial media.


Brigadir Irwan yang bertugas di Satuan Sabhara Polres Tangerang Selatan dikeroyok setelah diteriaki polisi gadungan oleh para pelaku.

Tampak dalam video, sejumlah pemuda menggiring dan memukuli Brigadir Irwan.

"Lepas aja seragam (polisi) lu, gadungan, gadungan. Masih ngoceh aja lu," kata salah satu pelaku pengeroyokan, dikutip dari TribunJakarta.com.

Brigadir Irwan yang menjadi korban mencoba menunjukkan Kartu Tanda Anggota (KTA) Polri miliknya.

Namun Pelaku tersebut tetap memukuli korban.

Istri korban bahkan sampai memohon kepada para pelaku agar suaminya tidak dipukuli.

 
"Bang, jangan pukul bang. Tolong, bang. Bukan, bukan (polisi) gadungan," ujar istri korban.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan mengatakan video tersebut viral diduga direkam oleh salah seorang keluarga korban.

"Korban berinisiatif mengambil salah satu kunci motor untuk membubarkan balap liar," kata dalam keterangan tertulisnya, Selasa malam.

Dan pelaku pun sempat merampas ponsel milik seorang saksi yang merupakan salah satu keluarga korban tersebut.

Zulpan juga mengungkap saat itu keluarga korban berusaha melerai, dan mengatakan bahwa korban adalah seorang polisi aktif, namun hal tersebut tidak digubris oleh para pelaku.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved