Berita Banjarnegara

Polemik Video Desa Wisata Dieng Kulon Peraih Penghargaan, Pokdarwis: Video Itu Bukan kami yang Buat

Desa Dieng Kulon, Kecamatan Batur, Banjarnegara dinobatkan sebagai Juara 2 Desa Wisata Terbaik Kategori Desa Wisata Maju.

Penulis: khoirul muzaki | Editor: moh anhar
Dokumentasi
Aktivitas kunjungan di Kawah Sikidang Desa Dieng Kulon Banjarnegara 

TRIBUNBANYUMAS. COM, BANJARNEGARA - Desa Dieng Kulon, Kecamatan Batur, Banjarnegara dinobatkan sebagai Juara 2 Desa Wisata Terbaik Kategori Desa Wisata Maju. 

Belakangan, sebuah konten video tentang Desa Wisata Dieng Kulon yang ditampilkan pada Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2021 oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) menuai polemik. 

Gara-gara video itu, dalam pemberitaan salah satu media online, Desa Dieng Kulon dianggap mengklaim objek atau destinasi yang masuk Kabupaten Wonosobo. 

Baca juga: Partai Pamungkas Putaran Pertama, PSIS Semarang Pasang Target Wajib Menang

Baca juga: Road to Festival Kopi 3, Pojok Kopi Diharapkan Ramaikan Purbalingga Food Center

Dalam video itu, memang bukan hanya destinasi di Desa Wisata Dieng Kulon semisal Candi Arjuna yang ditampilkan.

Di situ juga ditampilkan destinasi Bukit Sikunir, Batu Pandang Ratapan Angin, dan Tuk Bima Lukar yang berada di Kecamatan Kejajar Kabupaten Wonosobo. 

Masalahnya, masing-masing destinasi di Kabupaten Wonosobo itu diberi keterangan di Kabupaten Banjarnegara.

Sontak ini menimbulkan reaksi bagi pemangku wilayah Kabupaten Wonosobo, khususnya Dinas Pariwisata Kabupaten Wonosobo.

Ketua Pokdarwis Pandawa Alief Fauzi menegaskan, video tersebut bukan dibuat oleh pihaknya, melainkan Kemenparekraf. 

Pembuatan video profil itu dilakukan saat Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno berkunjung ke Dieng

"Ada tim tersendiri yang buat. Bukan kami yang membuat, tapi tim dari Kemenparekraf, " katanya, Jumat (10/12/2021) 

Menurut dia, permasalahan dalam video itu berangkat dari kesalahan editor video dalam memberikan keterangan (caption) destinasi yang ditampilkan.

Tapi ia menegaskan, video itu bukan penentu kemenangan Desa Wisata Dieng Kulon dalam ajang ADWI 2021.

Penilaian Desa Wisata terbaik bukan dari konten video tentang profil desa wisata

Juri menilai desa wisata terbaik dari banyak hal, antara lain terkait manajemen atau pengelolaan desa wisata, ekonomi kreatif, Cleanliness, Health, Safety, Environment Sustainability (CHSE).

Baca juga: Wali Kota Semarang Hendi Beri Lampu Hijau Kampus yang Hendak Gelar Pembelajaran Tatap Muka

Baca juga: Vaksinasi untuk Usia Anak SD Dimulai 24 Desember, Gubernur Jateng Ganjar: Ini Kabar Bagus

"Kami dapatkan juara desa wisata bukan dari video itu, " katanya

Ia pun berharap dalam waktu dekat ini pihaknya bisa duduk bersama dengan Pemkab Wonosobo atau Dinas terkait hingga Kemenparekraf untuk membahas permasalahan ini.

Sehingga tidak timbul salah paham terkait konten video yang beredar di kanal Youtube itu. (*)

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved