Fokus
Fokus : Empati bagi Pengungsi Semeru
Jumlah pengungsi Gunung Semeru terus bertambah. Sebanyak 6.022 warga tercatat mengungsi di 115 titik pos pengungsian.
Penulis: abduh imanulhaq | Editor: Catur waskito Edy
Tak kurang dari lembaga milik PBB yang fokus pada pengurangan risiko bencana, UN-ISDR, menyatakan Indonesia sebagai negara paling rawan terhadap bencana di dunia. Kita menempati peringkat tertinggi untuk ancaman bahaya tsunami, tanah longsor, dan gunung berapi.
Sebagai negara yang rawan bencana, sejak dulu masyarakat kita pun memiliki kearifan lokal dalam mengenalinya. Berbagai pertanda alam di sekitar Gunung Semeru bisa diamati untuk mengetahui apakah proses erupsi terus berlangsung.
Di sisi lain, kemajuan ilmu pengetahuan membuat kita bisa memasang peranti canggih yang bisa mengurangi dampak bencana. Memang sensor dan detektor yang ada tak bisa memastikan waktu persisnya sebuah gunung meletus.
Setidaknya, data-data elektronis itu memberi gambaran mengenai kesiapan yang harus dilakukan dalam mengantisipasi dampaknya. Kombinasi ilmu titen dan teknologi ini dipakai untuk meminimalkan jumlah korban. (*)
Baca juga: Nonton TV Online Ini Link Live Streaming Norwich City Vs Manchester United Liga Inggris 2021
Baca juga: Warga Madagaskar Terpaksa Makan Kaktus dan Belalang karena Kelaparan Akibat Kekeringan
Baca juga: Prediksi Susunan Pemain Norwich Vs Manchester United Liga Inggris, Rangnick Duetkan Sancho dan Bruno
Baca juga: Facebook Digugat Pengungsi Rohingya Rp2,1 Triliun
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/abduh-imanulhaq-atau-aim-wartawan-tribun-jateng_20170825_072028.jpg)