Berita Regional

ODGJ Mengamuk Lukai 3 Warga dengan Senjata Tajam, Saksi: Kerasukan Neneknya

Rumahnya sempat dikepung puluhan warga dan keluarga korban yang marah, karena SR menyebabkan tiga warga termasuk anak-anak dirawat di rumah sakit.

Istimewa
ILUSTRASI penganiayaan. 

TRIBUNJATENG.COM - Orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) mengamuk di Lingkungan Pakkola, Kelurahan Banggae, Majene, Sulawesi Barat.

SR melukai warga menggunakan parang panjang.

Tak hanya melukai tiga warga, ia juga melukai dirinya sendiri.

Baca juga: Terkunci 5 Hari Tanpa Makan di Kontrakan, Wanita 73 Tahun Ditemukan dalam Kondisi Mengenaskan


Proses evakuasi pelaku berlangsung dramatis.

Rumahnya sempat dikepung puluhan warga dan keluarga korban yang marah, karena SR menyebabkan tiga warga termasuk anak-anak dirawat di rumah sakit.

Puluhan personel dari Polres Majene dikerahkan mengamankan situasi.

Mereka membujuk SR dan berusaha menenangkan warga supaya tak main hakim sendiri.

Dari penuturan warga, diketahui awalnya SR pulang dari kuburan di Saleppa. Di sepanjang perjalanan pulang, si ODGJ itu merusak rumah warga yang dilalui.
 
Tak hanya itu, SR juga membawa senjata tajam jenis parang panjang yang terhunus, dan menebas apa saja di sepanjang jalan, termasuk warga yang ditemuinya.

Tiga warga pun dilaporkan terluka, dan harus dilarikan ke RSUD Majene.

Seorang korban disebut anak mantan kepala lingkungan Pangalialli, Majene.

Masyarakat dan keluarga korban yang tidak terima dan mencari SR hingga ke rumahnya.

SR yang diburu warga rupanya memilih bersembunyi dan bertahan di dalam rumahnya, saat puluhan warga yang marah mendatangi rumahnya.

Tak mudah membujuk pelaku untuk keluar dari rumahnya.

Butuh waktu cukup lama untuk menggiring SR keluar dari rumahnya, tanpa ada yang terluka lagi.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved