Berita Sragen
UMKM Sragen Dapat Bantuan Lima Motor Listrik dari PLN
Pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Sragen mendapat bantuan motor listrik (Molis) sebanyak lima unit dari Perusahaan Listrik Negara (PLN).
Penulis: Mahfira Putri Maulani | Editor: moh anhar
TRIBUNJATENG.COM, SRAGEN – Pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Sragen mendapat bantuan motor listrik (Molis) sebanyak lima unit dari Perusahaan Listrik Negara (PLN).
Penyerahan ini dilakukan saat Forum Multi Stakeholder oleh Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati di Pendopo Sumonegaran Rumah Dinas Bupati Sragen, Kamis (16/12/2021).
Bupati Yuni juga sempat mencoba menyetir sendiri mobil listrik Hyundai Ionic Electric mengitari lingkungan Pendopo Rumah Dinas Bupati.
Baca juga: Vaksinasi Anak Batang Tunggu Vaksinasi Dewasa Capai Target
Baca juga: Jadwal Muktamar ke 34 NU di Lampung Berubah Lagi, Jadi Dimajukan Tanggal 22-23 Desember 2021
Usai menjajal, Yuni mengaku belum terbiasa tidak mendengar suara mesin mobil.
Pada kesempatan itu, Bupati mengapresiasi PLN atas dukungan pada pemulihan ekonomi terhadap UMKM.
"PLN Peduli pada UMKM, membantu memulihkan perekonomian di Sragen setelah Pandemi Covid-19. Saya berharap ini akan terus berkelanjutan baik di bidang UMKM maupun lainnya," kata Yuni.
Selain itu, Yuni juga meminta PLN agar membantu ketersediaan listrik di kawasan Industri Sambungmacan - Gondang yang sudah masuk di Rencana Detail Tata Ruang (RDTR).
Dirinya mengatakan kawasan tersebut akan terbuka lebar untuk investor dan sangat membutuhkan banyak tenaga listrik ketika sejumlah industri mulai berdiri.
Sementara itu, Manager UP3 PLN Surakarta, Joko Hadi Widayat mengatakan bantuan motor listrik dari PLN pusat ada sebanyak 15 unit, 10 diantaranya di Semarang dan lima di Sragen.
Joko mengatakan kesiapan infrastruktur Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) untuk mendorong penggunaan mobil listrik juga akan disiapkan.
"Kesiapan infrastruktur SPKLU juga menjadi masukan agar terpasang secara masif. Kami juga menawarkan pihak swasta untuk penyedia infrastruktur karena memang ada skema bisnis yang cukup menarik yang ditawarkan kepada swasta," katanya.
Joko melanjutkan, di Jawa Tengah sudah ada sebanyak enam tempat yang dibangun SPKLU.
Sementara tiga diantaranya berada di rest area Soloraya.
"Sejauh ini memang ada banyak di rest area, kami memberikan fasilitas bagi pengguna jalan tol yang menggunakan kendaraan listrik," katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Bupati-Sragen-Kusdinar-Untung-Yuni-Sukowati-16-12.jpg)