Berita Nasional
Ramai Kritikan Netizen di Media Sosial terhadap Polisi, Kapolri: Ini Bahan Evalusi untuk Berbenah
Ramainya komentar netizen di media sosial terhadap institusi Polri dan kinerjanya belakangan ini menunjukkan benang merah mengenai perlunya perbaikan
TRIBUNNEWS.COM - Ramainya komentar netizen di media sosial terhadap institusi Kepolisian RI (Polri) dan kinerjanya belakangan ini menunjukkan benang merah mengenai perlunya perbaikan.
Berbagai tagar disematkan netizen sebagai bentuk kritik.
Diantaranya: #PercumaLaporPolisi, #1Hari1Oknum dan #NoViralNoJustice.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit pun sigap untuk memberikan perhatian persoalan ini.
Baca juga: Harga Komoditas Cabai di Semarang Melambung Tinggi, Cabai Setan Sentuh Angka Rp 80 Ribu Per Kilogram
Baca juga: Polisi Masukkan Anjing ke Rumah Anak Suratmi, Lansia Mati Tak Wajar: ada yang fitnah saya bunuh ibu
Baca juga: Mahasiswi ITTP Purwokerto Raih Juara 1 Mahakarya Pemuda Indonesia 2021 FSLDKN XX
Ia turut menyoroti tagar-tagar yang ramai diperbincangkan di media sosial.
Ramainya tagar tersebut pun membuat Kapolri meminta jajarannya untuk berbenah.
Kapolri juga menegaskan, viral atau tidaknya sebuah kasus, Polri harus merespon cepat laporan masyarakat.
Hal tersebut disampaikan oleh Kabag Penum Mabes Polri Kombes Ahmad Ramadhan dalam tayangan video di kanal YouTube Kompas TV, Senin (20/12/2021).
"Kapolri memberi arahan kepada kita, viral atau tidak viral Polri wajib untuk merespon dengan cepat laporan masyarakat. Nah itu terus kita lakukan pembenahan di tubuh Polri," kata Ramadhan dilansir Kompas TV, Senin (20/12/2021).
Lebih lanjut Ramadhan menyebut Polri akan menerima semua persepsi masyarakat yang diungkapkan melalui tagar tersebut.
Nantnya persepsi masyarakat tersebut juga akan dijadikan sebagai bahan evaluasi Polri untuk berbenah.
"Kita harus terima semua persepsi masyarakat. Persepsi masyarakat yang diungkapkan dalam bentuk tagar tersebut, itu harus dijadikan bahan evaluasi untuk berbenah," terang Ramadhan.
Ramadhan menambahkan, pembenahan tersebut juga harus benar-benar dilakukan di seluruh satuan wilayah Polri.
"Tentu ini bukan hanya slogan, Polri harus melakukan pembenahan yang benar-benar dilakukan oleh seluruh satuan wilayah," imbuhnya.
Kapolri Soroti Tagar #PercumaLaporPolisi dan #NoViralNoJustice
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Kapolri-Jenderal-Pol-Listyo-Sigit-Prabowo-20-12.jpg)