Berita Kudus
Kementan Harap Alat Pertanian yang Dihibahkan pada Petani di Kudus Dirawat dengan Baik
Kementan menyerahkan hibah bantuan alat dan mesin pertanian (Alsintan) untuk para petani di Kudus di Aula Dinas Pertanian Kudus.
Penulis: Rifqi Gozali | Editor: moh anhar
TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Kementerian Pertanian (Kementan) menyerahkan hibah bantuan alat dan mesin pertanian (Alsintan) untuk para petani di Kudus di Aula Dinas Pertanian Kudus, Rabu (22/12/2022).
Bantuan tersebut diharapkan bisa digunakan secara optimal dan dirawat.
Staf Khusus Kementan, Soendang mengatakan, dalam kesempatan tersebut ada 50 hand sprayer dan enam pompa air yang diserahkan kepada gabungan kelompok tani yang ada di Kudus.
Pekan depan, rencananya pihaknya akan kembali mengirimkan alsintan berupa cultivator dan hand tractor.
Baca juga: Tuntut Gaji Belum Terbayarkan, Puluhan Buruh di Blora Demonstrasi di Depan DPRD Blora
Baca juga: Nia Ramadhani Sempat Didoktrin Artis Lain untuk Pakai Narkoba, Hakim: Siapa Dia?
Bantuan tersebut, kata Soendang, berbasis kebutuhan petani.
Sebab, para petani yang diwadahi oleh masing-masing kelompok sebelumnya mengajukan permohonan alsintan melalui proposal.
Proposal tersebut kemudian diajukan ke Kementan atas rekomendasi kepala dinas pertanian setempat.
"Dari situ kemudian, Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mengusulkan agar Kementan memberikan Alsintan untuk petani yang ada di Kudus," kata Soendang.
Direktur Alsintan Kementan RI, Andi Nur Alamsyah, berharap alat-alat yang diserahkan pada petani dalam skema hibah tersebut bisa berkesinambungan.
Artinya, usia alat tersebut yakni lima tahun. Kalau bisa sebelum lima tahun, alat tersebut masih bisa dioperasikan.
Masing-masing kelompok tani juga bisa menyewakannya kepada para petani, asalkan harga sewanya di bawah dari harga sewa pada umumnya.
"Mungkin bisa disewakan harganya 50 persen di bawah harga pada umumnya di wilayah tersebut," kata dia.
Kemudian, Kepala Dinas Pertanian Kudus, Sunardi mengatakan, bantuan yang diserahkan pada para petani di Kudus itu diharapkan bisa meningkatkan kuantitas produksi pertanian. Pihaknya juga berharap agar alat tersebut dirawat supaya tidak mangkrak.
"Bantuan itu sesuai kebutuhan petani yang dituangkan dalam proposal permohonan sebelumnya," kata Sunardi.
Tercatat ada lima gabungan kelompok tani (Gapoktan) yang menerima bantuan hand sprayer sebanyak 8 unit.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/22-12-kementan-RI.jpg)