Dongeng Malam Natal, Gadis Penjual Korek Api
Berikut dongeng malam Natal tentang gadis penjual korek api karangan Hans Christian Andersen.
Penulis: non | Editor: abduh imanulhaq
"Wah, aku menemukan barang yang bagus."
Akhirnya gadis itu bertelanjang kaki.
Di sekitarnya, korek api jatuh berserakan.
Sudah tidak bisa dijual lagi.
Kalau pulang ke rumah begini saja, ia tidak dapat membayangkan bagaimana hukuman yang akan diterima dari ayahnya.
Apa boleh buat, gadis itu membawa korek api yang tersisa, lalu berjalan dengan sangat lelahnya.
Terlihatlah sinar yang terang dari jendela sebuah rumah.
Ketika gadis itu pergi mendekatinya, terdengar suara tawa gembira dari dalam rumah.
Di rumah, yang dihangatkan oleh api perapian, dan penghuninya terlihat sedang menikmati hidangan natal yang lezat.
Gadis itu meneteskan air mata.
"Ketika ibu masih hidup, di rumahku juga merayakan natal seperti ini."
Dari jendela terlihat pohon natal berkelipkelip dan anak-anak yang gembira menerima banyak hadiah.
Akhirnya cahaya di sekitar jendela hilang, dan di sekelilingnya menjadi sunyi.
Salju yang dingin terus turun.
Sambil menggigil kedinginan, gadis itu duduk tertimpa curahan salju.