Selasa, 26 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Semarang

Pantau Natal Bersama Kapolda dan Pangdam, Ganjar: Semua Lancar, Lebih Meriah Tapi Prokes Ketat

Gubernur Ganjar Pranowo keliling memantau pelaksanaan Natal di Semarang.

Tayang:
Penulis: m zaenal arifin | Editor: sujarwo
Humas Pemprov Jateng
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, memantau pelaksanaan misa Natal di sejumlah tempat di Kota Semarang, Jumat (24/12/2021). 

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, memantau pelaksanaan misa Natal di sejumlah tempat di Kota Semarang, Jumat (24/12/2021).
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, memantau pelaksanaan misa Natal di sejumlah tempat di Kota Semarang, Jumat (24/12/2021). (Humas Pemprov Jateng)

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengajak Kapolda, Pangdam IV Diponegoro dan jajaran Forkompimda Jateng keliling memantau pelaksanaan Natal di Semarang, Jumat (24/12/2021).

Dua lokasi dikunjungi, yakni Holy Stadium Marina dan Gereja Katedral Santa Perawan Maria Ratu di kawasan Tugumuda Semarang.

Pantauan dilaksanakan untuk melihat pelaksanaan ibadah natal di dua tempat itu.

Ganjar tak lelah mengingatkan kepada jamaah dan panitia untuk tetap ketat dalam melaksanakan protokol kesehatan.

"Bapak ibu yang saya hormati, ini tahun kedua bapak ibu merayakan natal. Suasananya masih dalam kondisi pandemi. Rasanya memang tidak enak tapi kita harus melakukan itu. Maka kami datang ke sini untuk ikut bergembira. Silahkan merayakan natal, biar kami yang menjaga. Mudah-mudahan ini menjadi cara kita untuk saling bersuka cita. Sampaikan salam saya untuk keluarga. Cukup dengan berdoa saja, pokoknya i love you full," kata Ganjar pada para jamaah di Holy Stadium.

Usai dari sana, Ganjar menuju Gereja Katedral di Tugumuda. Di sana, ia juga menyapa para jamah yang sedang bersiap melaksanakan ibadah natal.

Ganjar juga mengecek bagaimana cara jamaah untuk beribadah.

Ternyata, tidak semua jamaah bisa datang ke gereja.  Mereka dibatasi dan harus mendaftar terlebih dahulu.

"Meski pandemi, namun semangat jamaah tetap meriah. Tapu apapun yang terjadi, kita harus membatasi jumlah. Kita cek bersama forkompimda dan senang karena prokesnya sangat ketat. Mereka disiplin memakai masker, jaga jarak dan kapasitasnya dibatasi," terangnya.

Di Holy Stadium lanjut Ganjar yang biasanya bisa menampung 12.000 jamaah, tahun ini hanya diisi 3.000 jamaah saja. Begitu juga di Gereja Katedral yang juga kapasitasnya dibatasi.

"Alhamdulillah semua berjalan lancar, prokes ketat dan jamaah mendaftar jauh-jauh hari. Mereka dapat kartu dan dicek satu-satu. Ini kontrol yang sangat bagus," jelasnya.

Meski begitu, Ganjar senang melihat para jamaah tertib. Jumlah jamaah yang datang ke gereja untuk ibadah tahun ini juga lebih banyak dari natal dua tahun lalu.

"Karena perayaan natal itu pasti buat umat yang merayakan sangat dinanti. Saya senang, dibanding tahun lalu, sekarang lebih banyak yang bisa hadir. Mudah-mudahan semua bisa melaksanakan ibadah kebaktiannya dengan lancar dan senang," pungkasnya.

Sementara itu, vikaris paroki Keuskupan Agung Semarang, Romo Didik Mardiyanto mengatakan, tahun ini jumlah jamaah yang ibadah ke gereja memang lebih banyak dibanding tahun lalu.

Meski begitu, prokes tetap dijalankan ketat dan semua harus mendaftar untuk mendapat kartu khusus.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved