Breaking News:

Berita Kudus

Survei BPS: Angka Kemiskinan di Kudus 2021 Meningkat

Angka kemiskinan di Kab. Kudus pada 2021 sebesar 7,60 persen atau 67,06 ribu orang.

Penulis: Rifqi Gozali | Editor: sujarwo
Tribun Jateng/Rifqi Gozali
Seorang warga melintas di depan Kantor BPS Kudus di kompleks perkantoran Jalan Mejobo. 

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Angka kemiskinan di Kabupaten Kudus pada 2021 sebesar 7,60 persen atau 67,06 ribu orang.

Angka ini meningkat dibanding tahun 2020 angka kemiskinan di Kudus sebesar 7,31 persen atau 64,24 ribu orang.

"Angka kemiskinan ini naik hampir di setiap daerah karena faktor pandemi Covid-19," ujar Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kudus, Rahmadi Agus.

Rahmadi mengatakan, persentase kenaikan angka kemiskinan di Kudus dari 2020 ke 2021 sebanyak 0,29 persen.

Sedangkan indikator untuk menghitung kemiskinan yakni menggunakan tolok ukur garis kemiskinan.

"Garis kemiskinan ini digunakan suatu batas untuk mengelompokkan penduduk menjadi miskin atau tidak miskin," kata dia.

Garis kemiskinan sendiri, kata dia, dari 2020 ke 2021 juga mengalami kenaikan. Pada 2020, garis kemiskinan di Kudus yakni sebesar Rp 429.666 per kapita per tahun.

Sementara untuk tahun 2021 garis kemiskinannya yakni sebesar Rp 450.992 per kapita per tahun.

"Garis kemiskinan ini terdiri atas dua komponen, makanan dan nonmakanan. Kalau ada kenaikan harga, otomatis garis kemiskinan juga naik," kata dia.

Dengan adanya tolok ukur berupa angka garis kemiskinan, maka dengan pendekatan ini warga yang tidak mampu memenuhi kebutuhan dasar makanan dan nonmakanan secara ekonomi sesuai standar garis kemiskinan, maka disebut miskin.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved