Senin, 13 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Gunung Lawu

Jumlah Pendaki Lawu Malam Tahun Baru Hanya Boleh 700 Orang

Aturan jumlah pendaki 700 orang di Gunung Lawu yang masuk wilayah Bumi Intanpari saat momen malam Tahun Baru.

Penulis: Agus Iswadi | Editor: Daniel Ari Purnomo
Tribun Jateng/Agus Iswadi
Sejumlah pendaki memulai pendakian ke Gunung Lawu melalui jalur Candi Cetho Desa Gumeng Kecamatan Jenawi Kabupaten Karanganyar, Sabtu (27/11/2021).  

TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Karanganyar membatasi jumlah pendaki sebanyak 700 orang di setiap pintu atau jalur pendakian Gunung Lawu yang masuk wilayah Bumi Intanpari saat momen malam Tahun Baru.

Kepala Disparpora Karanganyar, Titis Sri Jawoto menyampaikan, ada tiga jalur pendakian Gunung Lawu di wilayah Kabupaten Karanganyar yakni jalur Cemoro Kandang Kecamatan Tawangmangu, Jalur Candi Cetho Kecamatan Jenawi dan Jalur Tambak Kecamatan Ngargoyoso.

Dinas mengambil kebijakan membatasi jumlah pendaki di setiap jalur dalam rangka mengantisipasi adanya lonjakan jumlah pendaki yang melakukan pendakian saat malam pergantian tahun.

"Kami batasi 700 sehari. Setiap pintu, ada tiga pintu, Cemoro Kandang, Tambak dan Candi Cetho," katanya saat dihubungi Tribunjateng.com, Rabu (29/12/2021). 

Koordinator Lapangan Bidang Destinasi Disparpora Karanganyar, Sunardi menambahkan, sebelumnya dalam kondisi pandemi jumlah pendakian dibatasi setiap jalur pendakian maksimal 350 orang. 

Hingga saat ini belum terlihat adanya lonjakan jumlah pendaki menjelang momen pergantian tahun. 

"Saat ini belum ada kenaikan. Masih sepi. Biasanya mulai 31 Desember 2021. Kalau sebelum pandemi itu H-2, H-3 sudah pada naik. Kurang lebih 50-100 orang yang naik. Hari ini baru belasan orang yang naik (lewat Jalur Candi Cetho)," ucapnya. 

Dia mengimbau kepada para pendaki supaya mempersiapkan peralatan lengkap dan kondisi fisik mengingat saat ini musim penghujan. Dalam rangka mengantisipasi adanya insiden, relawan telah disiagakan di masing-masing jalur pendakian mulai dari Jalur Candi Cetho, Tambak dan Cemoro Kandang. 

"Persyaratan masih sama, prokes (bawa masker, hand sanitizer) tetap. Di bawah 15 tahun (pendaki) harus pakai pendamping profesional, wajib pakai sepatu," pungkasnya. (Ais).  

 

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved