Breaking News:

Berita Kabupaten Tegal

Sekda Joko Ajak Pengusaha Kadin Pulihkan Perekonomian Kabupaten Tegal

Sekretaris Daerah Kabupaten Tegal Widodo Joko Mulyono, mengajak pengusaha untuk mendukung upaya pemulihan ekonomi akibat pandemi Covid-19. 

Penulis: Desta Leila Kartika | Editor: moh anhar
Dokumentasi Humas Pemkab Tegal
Sekretaris Daerah Kabupaten Tegal Widodo Joko Mulyono, saat membuka acara Moci Bareng Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Tegal dengan sejumlah anggota DPR RI Dapil Jateng IX di Hotel Grand Dian Slawi belum lama ini. 

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI – Sekretaris Daerah Kabupaten Tegal Widodo Joko Mulyono, mengajak pengusaha yang tergabung dalam Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Tegal untuk mendukung upaya pemulihan ekonomi akibat pandemi Covid-19. 

Hal tersebut disampaikan Joko saat membuka acara Moci Bareng Kadin dengan sejumlah anggota DPR RI Dapil Jateng IX di Hotel Grand Dian Slawi belum lama ini. 

Joko mengatakan, pertumbuhan ekonomi Kabupaten Tegal tahun 2020 minus 1,46 persen atau menurun dibandingkan tahun 2019 yang tumbuh 5,58 persen. 

Pembatasan aktivitas sosial dan ekonomi selama pandemi Covid-19 juga telah meningkatkan angka kemiskinan Kabupaten Tegal dari 8,6 persen di tahun 2020 menjadi 8,14 persen di tahun 2021 ini.

Baca juga: Bangun Ekonomi Kawasan, Blora Ajak Pemda Tetangga untuk Mengoptimalkan Manfaat Bandara Ngloram

Baca juga: Selamat, Sanggar Kartika Laras Tlahab Kidul Juara I Festival Dresanala Purbalingga

“Pandemi telah berdampak pada penambahan jumlah penduduk miskinnya dari 117.500 jiwa menjadi 123.520 jiwa. Begitu pula dengan pengangguran terbuka kita di tahun 2021 yang meningkat 0,15 persen poin menjadi 9,97 persen atau sekitar 71.346 orang,” ungkap Joko, dalam rilis yang diterima Tribunjateng.com, Jumat (31/12/2021). 

Meski demikian, pihaknya optimis dengan formula pemulihan ekonomi yang sudah berjalan seiring dengan pelonggaran pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) saat ini, di mana sejumlah lapangan usaha mulai menunjukkan tren positif, termasuk trend perekonomian Jawa Tengah secara keseluruhan yang tumbuh hingga 5,66 persen di kuartal kedua 2021 ini.

“Mudah-mudahan forum komunikasi ini bisa berjalan efektif, membawa manfaat khususnya bagi perkembangan dunia industri dan perdagangan di Kabupaten Tegal yang saat ini terus berupaya memulihkan diri dari dampak pandemi,” kata Joko.

Joko pun mengungkapkan, sepanjang 2021 ini terdapat sejumlah lapangan pekerjaan yang mengalami penurunan permintaan tenaga kerja yakni sektor pertanian sebesar 2,85 persen poin dan sektor jasa 0,77 persen poin. 

Sebaliknya, untuk sektor manufaktur justru mengalami kenaikan permintaan tenaga kerja sebesar 3,62 persen poin.

Untuk itu, selain memperkuat sektor usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), percepatan pemulihan ekonomi di Kabupaten Tegal juga ditunjang dengan upaya Pemkab membuka peluang investasi, dan kemudahan berusaha untuk meningkatkan minat investasi atau penanaman modal.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved