Senin, 8 Juni 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Viral

Kasus Pembunuhan di Subang, Tuti Suhartini Datang Dalam Mimpi Kakaknya, Minta Disempurnakan

Tuti meminta untuk menyempurnakan serta membersihkan sisa-sisa darah yang berada di TKP

Tayang:
Editor: muslimah
Tribun Jabar/Dwiki MV
Petugas kepolisian saat kembali mendatangi lokasi kejadian perampasan nyawa ibu dan anak di Kampung Ciseuti, Desa/Kecamatan Jalancagak, Kabupaten Subang, Jawa Barat, Rabu (15/9/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, SUBANG - Kasus pembunuhan di Subang memasuki babak baru dimana polisi merilis sketsa pelaku.

Di tengah upaya polisi mengungkap kasus tersebut, kakak korban Tuti Suhartini bermimpi didatangi sang adik.

Di dalam mimpinya, Tuti Suhartini berujar dan meminta sesuatu.

Sayangnya, permintaan tersebut sulit diwujudkan saat ini.

Baca juga: Saat Polda Jateng Ungkap Kasus Secara Manual: Nongkrong di Jalan Buru Pelempar Batu, Sampai Ga Tidur

Baca juga: 5 Tren Desain Interior yang akan Diminati 2022

Kakak memimpikan Tuti adalah Lilis Sulastri (56).

Ia mengatakan, sang adik yang menjadi korban kasus perampasan nyawa di Kampung Ciseuti, Desa Jalancagak, Kecamatan Jalancagak, Kabupaten Subang, Jawa Barat itu datang di mimpinya. 

Tuti meminta untuk menyempurnakan serta membersihkan sisa-sisa darah yang berada di TKP. 

Keinginan Lilis memasuki TKP untuk membersihkan rumah tidak bisa terlaksana.

Sebab, rumah tersebut masih dipasangi garis polisi.

Namun, sebelumnya, Danu, salah satu saksi sekaligus keponakan korban sempat memasuki TKP.

"Saya belum lama ini mimpi, kata adik saya dia minta disempurnakan dan membersihkan rumah yang berantakan," kata Lilis kepada wartawan, Kamis (30/12/2021). 

Namun, dengan kasus yang belum terungkap serta TKP yang berada di Kampung Ciseuti, Desa Jalancagak, Kecamatan Jalancagak, Kabupaten Subang itu masih terdapat garis polisi, keluarga masih belum dapat melaksanakan dari korban. 

"Ya sekarang masih belum bisa, kan, masih ada garis polisi juga, cuman sampai kapan, kasihan adik saya itu," katanya. 

Lilis pun sedih dan terus memikirkan adik serta keponakannya yang menjadi korban perampasan nyawa ibu dan anak di Subang pada bulan Agustus lalu. 

"Kalo diingat-ingat tuh sedih, dalam mimpi bilang ke saya bilang tolong sempurnakan," katanya. 

Ia selaku keluarga korban berharap agar kasus tersebut cepat terungkap.

Terlebih saat ini sudah adanya progres dari pihak kepolisian yang sudah merilis sketsa wajah dari terduga pelaku. 

"Mudah-mudahan dengan adanya sketsa wajah ini, cepat-cepatlah itu, kasihan yang meninggal kasian ke almarhumnya terus sama keluarga juga yang masih menunggu," ujar Lilis. 

Komentar Yosef dan Yoris Soal Sketsa

Yoris (34) anak tertua Tuti Suhartini dan kakak Amalia Mustika Ratu, korban perampasan nyawa ibu dan anak di Subang mengomentari sketsa wajah pelaku yang baru saja dirilis Polda Jabar. 

Saat ditanya kenal tidak Yoris dengan wajah terduga pelaku dalam sketsa, ia mengatakan tidak mengetahui pasti siapa yang berada di dalam sketsa wajah perampasan nyawa Tuti Suhartini (55) serta Amalia Mustika Ratu (23). 

"Saya belum tahu pasti itu siapa, tapi alhamdulillah pihak kepolisian sudah merilis sketsa wajah pelaku," ucap Yoris saat mendatangi makam kedua korban di TPU Istuning, Jalancagak, Kabupaten Subang, Rabu (29/12/2021). 

Kendati tidak mengetahui, Yoris menganggap dalam waktu dekat ini pelaku sebenarnya akan benar-benar dirilis dan diumumkan kepada publik. 

"Ya, mudah-mudahan dari saya maupun Papah (Yosef) satu misi, ya, untuk mengungkap siapa pelakunya dan mudah-mudahan juga secepatnya ditangkap," katanya. 

Seperti diberitakan sebelumnya, Ditreskrimum Polda Jabar sudah merilis sketsa wajah pelaku. 

Sementara itu, Kapolda Jabar Irjen Pol Suntana pun menargetkan kasus Subang tersebut akan terungkap di awal tahun 2022.

Yosef (55) juga mengaku tidak mengenal sosok sketsa wajah dari pelaku. 

Hal tersebut diungkapkan Yosef saat setelah mendatangi makam kedua korban bersama dengan anak tertuanya yakni Yoris (34). 

"Saya tidak mengenal yang ada di sketsa, memang tidak jelas juga sketsa wajahnya kayak gimana," ucap Yosef kepada TribunJabar.id di TPU Istuning, Jalancagak, Kabupaten Subang, Rabu (29/12/2021). 

Biarpun seperti itu, Yosef menyambut baik atas pihak kepolisian dari Polda Jabar yang merilis sketsa wajah pelaku perampas nyawa Tuti Suhartini (55) serta Amalia Mustika Ratu (23). 

"Allhamdulilah perasaan saya saat ini sudah mulai tenang dengan adanya sketsa wajah ditambah saat ini hubungan saya bersama dengan anak saya sudah berjalan baik," katanya. 

"Semoga kasus ini segera terungkap setelah ada titik terang dengan adanya sketsa wajah dari pelaku," tambahnya. (TribunJabar.id)

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved