Sabtu, 25 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Regional

Tembakan Polisi Brigadir MTA di Sebuah Cafe Melenceng, Begini Nasib Warga yang Terkena Peluru Nyasar

Niat anggota polisi Brigadir MTA memberi tembakan peringatan berakhir tragis, pelurunya justru mengenai warga.

Editor: rival al manaf
PISTOL 

TRIBUNJATENG.COM, PALU - Niat anggota polisi Brigadir MTA memberi tembakan peringatan berakhir tragis, pelurunya justru mengenai warga.

Beruntung, warga yang terkena tembakan hanya mengalami luka dan nyawanya masih terselamatkan.

Brigadir MTA adalah anggota Satres Narkoba Polres Banggai Sulawesi Tengah.

Baca juga: Hasil Piala FA, Chelsea Tanpa Ampun Bantai Tim Kasta ke 5, Lukaku, Ziyech, Werner, Berbagi Gol

Baca juga: Berisik saat Malam Minggu, 34 Sepeda Motor Knalpot Brong Diangkut Satlantas Polres Karanganyar

Baca juga: Pembelajaran Tatap Muka di Pati Digelar 17 Januari Tahun Ini

Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah (Polda Sulteng) menegaskan akan menindak tegas oknum anggota polisi yang tidak profesional dalam menjalankan tugas, terlebih dalam penggunaan senjata api (senpi).

Hal tersebut diungkapkan oleh Kabid Humas Polda Sulteng, Kombes Pol Didik Supranoto menyusul insiden tertembaknya salah seorang warga di lokasi parkir Cafe 168 House di Luwuk Kabupaten Banggai pada Kamis (6/1/2022) pukul 03.30 Wita.

Kabid Humas Polda Sulteng Kombes Pol Didik Supranoto dalam keterangan persnya, Sabtu (8/1/2022) membenarkan adanya oknum anggota Polri yang tidak profesional dalam menjalankan tugas.

Akibatnya, seorang warga terluka akibat terserempet peluru nyasar.

Menurutnya, dalam insiden tersebut, setidaknya ada empat orang saksi yang sudah diperiksa oleh Provost Polres Banggai termasuk korban.

Beruntung, kondisi korban cukup baik dan stabil, sehingga oleh pihak Rumah Sakit korban bernama Rezi Darise itu sudah diperbolehkan pulang setelah sempat menjalani perawatan medis.

"Pascakejadian penembakan, hari itu juga Kapolres Banggai sudah memerintahkan Kasi Propam untuk proses Brigadir Pol MTA, dan selesai langsung ditahan, senpi ditarik dan diamankan oleh Kasi Propam Polres Banggai," ungkap Didik, Sabtu (8/1/2022).

Didik Supranoto menjelaskan, kejadian berawal saat Brigadir Polisi MTA bermaksud melerai adanya keributan di lokasi parkir Cafe 168 House, pada Kamis (6/1/2022) pukul 03.30 Wita.

Tetapi yang terjadi, dia justru dipukul oleh orang-orang yang dilerai.

MTA pun secara refleks mencabut senjata dan memberikan tembakan peringatan.

Namun peluru tembakan tersebut rupanya mengenai salah satu warga.

Baca juga: Seorang Pria Temukan Uang Rp107 Miliar di Brankas Bekas yang Dibelinya Seharga Rp7 Juta

Baca juga: Polda Jateng Ingatkan Warga Di Persawahan Menyalahgunakan Aliran Listrik Untuk Jebakan Tikus

Baca juga: Penindakan Meningkat 36 Persen‎, Bea Cukai Kudus Sita 14,2 Juta Rokok Ilegal

"Saat tembakan peringatan diberikan, mengenai salah satu warga," ujar Didik.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved