Berita Semarang
Imigrasi Semarang Diminta Persiapkan Diri Ikuti Penilaian Zona Integritas WBBM di 2022
Sekjen Kemenkumham Tholib melakukan kunjungan ke Kantor Imigrasi Kelas I Semarang.
Penulis: m zaenal arifin | Editor: sujarwo
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Sekretaris Inspektorat Jenderal Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham), Tholib, melakukan kunjungan ke Kantor Imigrasi Kelas I TPI Semarang, Senin (10/1/2022).
Kunjungannya tersebut dalam rangka melakukan survei lapangan penilaian mandiri persepsi integritas (PMPI).
Survei tersebut juga sebagai langkah awal dalam membangun zona integritas agar meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).
"Kunjungan ini dalam rangka meningkatkan kapasitas pelayanan di internal Kemenkumham. Jadi persepsi integritas masyarakat penerima layanan dan pegawai itu seperti apa. Ini sinergi dengan pembangunan zona integritas," kata Tholib, di sela kunjungannya.
Kantor Imigrasi Semarang diminta untuk mempersiapkan diri lagi guna mengikuti penilaian zona integritas pada 2022 ini.
Hal itu karena Kantor Imigrasi Semarang belum bisa meraihnya pada 2021 yang lalu.
"Ke depan akan kita tingkatkan agar semua satker Kemenkumham bisa WBK dan WBBM semua. Seperti Imigrasi Semarang ini kan sebenarnya sudah WBK, kalau tahun lalu belum dapat WBBM, ke depan semoga bisa meraihnya," ucapnya.
Untuk itu, katanya, perlu penguatan-penguatan agar objek-objek penilaian khususnya pada pelayanan betul-betul memuaskan publik dan para pegawai memahami antikorupsi dengan tidak ada lagi pungli," jelasnya.
Saat ini, Kantor Imigrasi Semarang telah selesai direnovasi.
Dengan adanya pembangunan tersebut, diharapkan penataan dilakukan secara baik sehingga nantinya alur layanan diberikan secara jelas.
Hal itu, menurutnya, sangat penting karena semakin baik alur layanan, mendandakan pelayanan yang diberikan sudah prima.
"Dengan adanya alur yang mudah di pahami publik, semakin baik dan prima. Jadi ketika pengunjung masih banyak bertanya artinya pelayanan kita tidak maksimal," paparnya.
Pelayanan itu, lanjutnya, menjadi salah satu indikator dalam meraih predikat zona integritas WBBM yang ingin diraih.
Oleh karenanya, ia meminta seluruh pegawai untuk melakukan penguatan serta memetakan persepsi anti korupsi.
Sementara itu, Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Semarang, Guntur Sahat Hamonangan mengatakan, pihaknya akan melaksanakan arahan yang diberikan untuk meningkatkan pelayanan.
Salah satunya dengan memperbaiki alur layanan agar lebih memudahkan masyarakat.
"Kita anggap orang yang masuk ke kanim bukan orang yang berpendidikan, tapi dapat mengetahui alur dan panduan. Ini tujuan kita yang menjadi salah satu langkah awal meraih WBBM," katanya. (*)