Berita Semarang
PLTS Jadi Tren, Industri di Semarang Mulai Beralih ke Energi Surya
Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) kian dilirik sebagai solusi energi di tengah dorongan efisiensi dan transisi menuju energi ramah lingkungan
Penulis: budi susanto | Editor: muslimah
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) kian dilirik sebagai solusi energi di tengah dorongan efisiensi dan transisi menuju energi ramah lingkungan.
Tak hanya masyarakat, sektor industri pun mulai serius mengadopsi teknologi ini untuk menekan biaya operasional sekaligus mengurangi ketergantungan pada energi konvensional.
Di Semarang, tren ini mulai terlihat dari langkah PLN IP Semarang yang mengembangkan PLTS di kawasan pembangkit Tambaklorok.
Proyek ini bukan sekadar uji coba, melainkan bagian dari strategi jangka panjang dalam pengembangan energi baru terbarukan (EBT).
Engineering Listrik PLN IP Semarang, Edwin Widodo, menyebut penggunaan PLTS semakin relevan di tengah kebijakan efisiensi energi yang didorong pemerintah.
“PLTS sekarang jadi tren. Selain mendukung program energi baru terbarukan, juga membantu efisiensi pemakaian listrik,” ujarnya kepada Tribun Jateng, Rabu (15/4/2026).
PLTS di Tambaklorok sendiri telah beroperasi sejak 2023 dan kini memasuki tahap kedua pada 2026.
Sistem ini digunakan untuk menyuplai kebutuhan listrik internal, mulai dari operasional gedung hingga pompa pengendali banjir di area pembangkit.
Hasilnya mulai terasa. Penggunaan PLTS mampu menekan konsumsi listrik hingga sekitar 10 persen di blok 1 pembangkit Tambaklorok.
Tak hanya itu, sistem PLTS yang digunakan juga sudah berbasis teknologi inverter otomatis dan dapat dipantau secara real-time melalui aplikasi.
Hal ini memudahkan pengelolaan sekaligus memastikan efisiensi berjalan optimal.
Secara produksi, PLTS tahap kedua dengan kapasitas 585 rangkaian panel surya (PV array) menghasilkan sekitar 130.000 kWh listrik per bulan.
Jika digabung dengan tahap pertama, total produksi mencapai sekitar 200.000 kWh setiap bulan.
Menariknya, sistem yang digunakan bersifat off-grid, di mana pembangkit bekerja mandiri pada siang hingga sore hari, menyesuaikan dengan intensitas sinar matahari.
Pengembangan ini belum berhenti. PLN IP juga merencanakan tahap ketiga pembangunan PLTS yang akan berlokasi di Karimunjawa.
| Menanti Tindakan Tegas Penegak Hukum Soal Kendaraan Berat Masih Langgar Jam Operasional di Silayur |
|
|---|
| BRI Semarang Salurkan KUR Rp5,63 Triliun hingga Maret 2026, 113 Ribu UMKM Terima Pembiayaan |
|
|---|
| BREAKING NEWS: Kebakaran Mobil Pikap di Jurnatan Semarang, Rambut Handoko Kena Kobaran Api |
|
|---|
| BREAKING NEWS: Hiace Tabrak Truk Bermuatan Tepung di Tol Semarang-Solo, Dua Orang Meninggal Dunia |
|
|---|
| Awal Mei Ratusan Pembalap Akan Kembali Panaskan Kota Semarang di Ajang Black Dragbike 2026 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260415_semarang9.jpg)