Berita Regional

Pemimpin Ponpes di Ciparay Bandung Rudapaksa 3 Santriwati dengan Modus Isi Tenaga Dalam

Di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, seorang pemimpin pondok pesantren (ponpes) melakukan rudapaksa terhadap 3 santriwatinya.

Shutterstock
Ilustrasi 

TRIBUNJATENG.COM - Di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, seorang pemimpin pondok pesantren (ponpes) melakukan rudapaksa terhadap 3 santriwatinya.

H melakukan aksinya dengan modus pengisian tenaga dalam lalu memijat para korban.


Pelaku adalah pemilik sebuah pondok pesantren di Ciparay.

Baca juga: TKW Asal Indramayu Divonis 20 Tahun Penjara di Hongkong karena Temuan Paket Heroin di Kamarnya

Ketiga korban diketahui masih di bawah umur.

H melakukan perbuatan bejatnya itu berulang kali sejak 2019 lalu.

Modusnya, H memanggil koran dengan alasan akan diisi tenaga dalam.

Kasus ini terungkap setelah salah seorang korban menceritakan kejadian yang menimpanya kepada orangtuanya.

Pihak keluarga kemudian melaporkan kasus itu ke Mapolresta Bandung pada 1 Januari 2022.
 
Dilakukan sejak 2019

Mengutip Kompas.com, Kapolresta Bandung Kombes Kusworo Wibowo mengatakan, tersangka merupakan pimpinan ponpes.

"Dugaan tindak pidana persetubuhan subsider pencabulan yang dilakukan oleh saudara H, ini adalah pemilik ponpes yang dilakukan kepada tiga santri yang ada di ponpes tersebut," katanya di Mapolresta Bandung, Senin (10/1/2022).

Menurutnya, aksi rudapaksa terhadap santriwati itu dilakukan tersangka sejak 2019.

"Kejadian dari mulai 2019 sampai dengan 2021," ujarnya.


Modus isi tenaga dalam

Dalam melancarkan aksi bejatnya, tersangka memanggil para korban dengan dalih akan diisi tenaga dalam.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved