Fokus
Fokus : Kontroversi dan OTT
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengawali tahun 2022 dengan menangkap 11 orang dalam operasi tangkap tangan (OTT) di Kabupaten Penajam Paser Utara
Penulis: Erwin Ardian | Editor: Catur waskito Edy
Oleh Erwin Ardian
Wartawan Tribun Jateng
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengawali tahun 2022 dengan menangkap 11 orang dalam operasi tangkap tangan (OTT) di Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur pada Rabu (12/1) sore. Tak tanggung-tanggung, KPK menangkap Bupati Penajam Paser Utara Abdul Gafur Mas'ud bersama 10 orang lainnya.
Mereka yang ditangkap, diduga berperan dalam kasus suap dan gratifikasi. Abdul Gafur ditangkap saat berada di sebuah mal di Jakarta.
Nama Abdul Gafur Mas'ud atau yang akrab disapa AGM sempat mendapat sorotan karena sejumlah kontroversi.
Di antara pernyataan AGM yang dinilai kontroversial adalah pada akhir Juni 2021, AGM menolak urus pandemi virus corona.
AGM yang saat itu menjadi Ketua Tim Satgas Penanganan Covid-19 Penajam Paser Utara menyatakan akan menarik diri dari tim.
Tak main-main, pernyataan AGM disampaikan usai Rapat Paripurna Penyampaian Raperda Pertanggungjawaban APBD Tahun Anggaran 2020, Selasa (29/6/2021) di Penajam Paser Utara.
AGM beralasan anggaran penanganan Covid-19 bisa menjadi sumber masalah karena payung hukum penanganan Covid-19 tidak tegas.
AGM juga sempat membuat gaduh negeri ini ketika akhir Agustus 2021, Mendagri Tito Karnavian menegur sepuluh kepala daerah salah satunya AGM, terkait pencairan insentif tenaga kesehatan (nakes) daerah.
Per 15 Agustus 2021, Kabupaten Penajam Paser Utara tercatat belum merealisasikan anggaran insentif nakes sebesar Rp 20.987.474.581.
Agustus 2021, AGM juga mendapat sorotan karena melakukan pembangunan rumah dinas dengan nilai fantastis Rp 34 miliar, di tengah pandemi.
Apa yang terjadi pada AGM ini mengingatkan kita pada Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono yang kini sudah mendekam di tahanan KPK.
Sebelum ditangkap dalam sebuah OTT, Budhi sempat meramaikan pemberitaan ketika menyebut Menteri Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan sebagai Menteri Penjahit.
Tak lama setelah video rekaman wawancaranya viral, Budhi langsung meminta maaf dan menyatakan tak ada maksud apa-apa. Budhi mengaku menyebut nama penjahit karena tak hapal nama Luhut.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/erwin-ardian-180721.jpg)