Video Bupati Pati Estafetkan Obor PeSONas pada Bupati Jepara
Setelah berada di Kabupaten Pati, Obor Api Abadi Mrapen Pekan Special Olympics Nasional (PeSONas) diestafetkan ke Kabupaten Jepara.
Penulis: Mazka Hauzan Naufal | Editor: abduh imanulhaq
TRIBUNJATENG.COM, PATI - Berikut video Bupati Pati estafetkan Obor PeSONas pada Bupati Jepara.
Setelah berada di Kabupaten Pati sejak 9 Januari 2022, Obor Api Abadi Mrapen Pekan Special Olympics Nasional (PeSONas) diestafetkan ke Kabupaten Jepara.
Bupati Pati Haryanto menyerahkan obor tersebut pada Bupati Jepara Dian Kristiandi di Pendopo Kabupaten Pati, Jumat (14/1/2022).
Untuk diketahui, selama kirab obor singgah di Pati, dilaksanakan berbagai kegiatan untuk anak-anak bertalenta khusus, yakni mereka yang menyandang disabilitas intelektual (tunagrahita), di Bumi Mina Tani. Di antaranya ialah berbagai perlombaan.
Adapun puncak kegiatan PeSONas sendiri akan digelar pada Juli 2022 mendatang di Surakarta.
PeSONas adalah ajang multicabang olahraga bagi para penyandang disabilitas intelektual.
Bupati Pati Haryanto mengatakan, anak-anak penyandang disabilitas intelektual memang membutuhkan perhatian.
Karena itu dia berharap bentuk perhatian pada mereka tidak sebatas pada kegiatan pawai obor PeSONas.
Yang lebih penting justru ialah tindak lanjutnya dalam pelaksanaan sehari-hari.
“Oleh karena itu, di samping pembentukan pengurus Soina (Special Olympics Indonesia), di Pati akan ada juga Forum Ngudi Roso Pesantenan. Forum ini akan mengoordinasikan orang tua dari anak-anak berkebutuhan khusus,” ucap dia.
Haryanto menuturkan, anak-anak berkebutuhan khusus ini perlu dibimbing sejak dini.
“Sebab anak-anak ini tidak mungkin selalu ditunggui orang tua dan saudaranya. Perlu dibimbing supaya terbiasa bertemu orang-orang secara umum (bersosialisasi),” tutur dia.
Kepada para orang tua dari anak-anak disabilitas intelektual, Haryanto berharap mereka tidak malu.
“Kadang ada keluarga yang malu dan mengucilkan. Tidak usah malu. Kita punya derajat sama,” ucap dia.
Senada, Bupati Jepara Dian Kristiandi mengatakan, anak-anak disabilitas punya kesempatan yang sama seperti anak-anak lain.