Selasa, 5 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Pekalongan

Akses Jalan Masih Tertutup, Pembersihan Sisa Longsor di Petungkriyono Pekalongan Terkendala Cuaca

Pembersihan sisa longsoran di jalan utama Kecamatan Petungkriyono, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, hingga Selasa (18/1/2020) malam belum tuntas.

Tayang:
Penulis: Indra Dwi Purnomo | Editor: moh anhar

TRIBUNJATENG.COM, KAJEN - Pembersihan sisa longsoran di jalan utama Kecamatan Petungkriyono, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, hingga Selasa (18/1/2020) malam belum tuntas.

Faktor cuaca menjadi kendala proses pembersihan material tersebut.

Karenanya, pembersihan rencananya akan dilanjutkan Rabu (19/1/2022).

Berdasarkan data yang di terima Tribunjateng.com, bahwa ada 5 titik longsor yang ada di wilayah Petungkriyono.

Danramil Petungkriyono Kapten Infanteri Puji mengatakan, untuk pembersihan material longsoran akan dilanjutkan kembali besok pagi, mengingat di lokasi masih turun hujan.

Baca juga: Remaja di Sidoarjo Ini Menyelinap Masuk Kamar Nenek Usia 50 Tahun, Lalu Merudapaksa

Baca juga: Dua Bandar Arisan Bodong Ini Raup Rp 4 M dari Member

"Material batu, lumpur, dan pohon menutupi akses jalan utama, sehingga jalur ke Petungkriyono lumpuh total," katanya.

Pihaknya mengungkapkan, rencana alat berat akan digunakan untuk membantu membersihkan longsoran tersebut.

Diberitakan sebelumnya, hujan deras yang melanda di Kecamatan Petungkriyono, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah memicu tanah longsor dan membuat akses jalan utama ke Petungkriyono ataupun sebaliknya lumpuh.

"Betul mas, ada longsor di wilayah Desa Kayupuring. Material longsoran tutup akses jalan utama," kata Rojjin, warga Desa Kayupuring saat dihubungi Tribunjateng.com, Selasa (18/1/2022).

Menurutnya, material longsoran menutup jalan utama ini dikarenakan air Sungai Mugas meluap.

"Hujan angin itu terjadi sejak pukul 13.00 WIB, hingga sekarang," ujarnya.

Kemudian, untuk titik lokasi berada di selatan Curug Sibedug yang masih.

Material seperti batu, pohon, dan lumpur menutup akses jalan utama.

"Ada tiga titik longsoran dari wilayah Tinalum ke Sokokembang, pertama di jembatan sebelah musala Sokokembang, Curug Sibedug bagian paling atas longsor, dan di jembatan Kali Tinalum," imbuhnya.

Rojjin mengungkapkan, saat ini tim SAR sudah berada di lokasi untuk melakukan pembersihan material.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved