Berita Kudus
Korban Meninggal Kecelakaan di Jalan Raya Kudus Naik 72 Persen Sepanjang 2021
Korban meninggal dunia dalam kecelakaan lalu lintas meningkat 72 persen pada tahun 2021 lalu.
Penulis: raka f pujangga | Editor: Catur waskito Edy
TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Korban meninggal dunia dalam kecelakaan lalu lintas meningkat 72 persen pada tahun 2021 lalu.
Berdasarkan data, jumlah korban meninggal dunia dalam kecelakaan lalu lintas sebanyak 19 orang pada 2021, naik 8 orang dari tahun 2020 lalu sebanyak 11 orang.
Kasatlantas Polres Kudus, AKP Galuh Pandu menyampaikan, meningkatnya korban meninggal dunia dalam kecelakaan lalu lintas karena terdapat tiga titik rawan.
Titik titik rawan kecelakaan itu berada di Jalan Lingkar Klaling, Sidorekso, dan Kaliwungu.
"Penyebabnya karena jalan rusak dan minimnya penerangan pada jalan tersebut," ujar dia, Sabtu (22/1/2022).
Pihaknya mengusulkan agar tiga titik jalan itu mendapatkan perbaikan dan penambahan lampu penerangan jalan umum (LPJU).
Usulan itu diberikan untuk mengurangi korban kecelakaan pada tahun 2022 ini.
"Makanya sekarang ini jalan yang rawan kecelakaan itu sedang diperbaiki. Kemudian lampu penerangan juga ditambah," kata dia.
Sedangkan untuk jumlah kecelakaan yang terjadi sepanjang 2021 lalu mengalami kenaikan 10 kasus menjadi 841 kejadian, dibandingkan 2020 lalu sebanyak 831 kejadian.
Kemudian jumlah korban luka ringan sebanyak 13 orang pada 2021 atau naik lebih dari dua kali lipat dibandingkan 2020 lalu sebanyak 6 orang.
"Kami mengimbau pengendara untuk berhati-hati saat melintas di jalan dan mematuhi rambu-rambu," ujar dia.
Sementara itu, Kanit Laka Satlantas Polres Kudus, AKP Firman Abit menambahkan, meningkatnya kasus kecelakaan juga ikut berkontribusi terhadap kenaikan kerugian material.
"Kerugian material sepanjang tahun 2021 sebesar Rp 372,3 juta, naik dari tahun sebelumnya Rp 320 juta," kata dia.
Pihaknya akan melaksanakan edukasi dan memasang banner untuk menghindari korban kecelakaan di jalan raya.
"Kami akan memberikan imbauan untuk mecegah kecelakaan lewat banner di titik strategis," ujar dia.