Berita Semarang
Omicron Masuk Jawa Tengah, Polda: Kegiatan Berpotensi Kerumunan Harus Dibatasi
-Polda Jateng terus ingatkan masyarakat agar waspada dan taat protokol kesehatan mengantisipasi varian Omicron yang masuk ke Jawa Tengah.
Penulis: rahdyan trijoko pamungkas | Editor: m nur huda
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Polda Jateng terus ingatkan masyarakat agar waspada dan taat protokol kesehatan mengantisipasi varian Omicron yang masuk ke Jawa Tengah.
Kapolda Jateng melalui Kabidhumas Kombes Pol M Iqbal Alqudusy menuturkan hasil uji whole genome sequencing (WGS), ditemukan sembilan orang positif Omicron.
Saat ini Penyelidikan epidemiologi tengah dilakukan. Asal sampel uji WGS, berasal dari Kota Semarang, Cilacap, Pekalongan dan Sukoharjo.
"Untuk itu, dihimbau masyarakat untuk taat prokes. Kegiatan yang berpotensi menimbulkan kerumunan harus dibatasi," jelasnya, Sabtu (22/1/2022).
Kabidhumas menerangkan varian Omicron sangat menular. Varian tersebut mampu 10 kali lebih cepat menularkan dibanding varian Delta.
"Kesadaran masyarakat untuk taat prokes adalah yang utama. Tetap gunakan masker, membatasi mobilitasnya dan selalu cuci tangan," jelasnya.
Kombes Iqbal mengatakan Polda Jateng dan stakeholder terkait tengah melakukan percepatan vaksinasi booster di masyarakat.
Sementara masyarakat yang belum divaksin tahap satu, tahap dua dan booster untuk aktif melaporkan diri ke pos kesehatan terdekat dan segera vaksin.
"Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan termasuk meningkatnya jumlah warga yang terjangkit covid, Polda Jateng sudah siap dengan langkah kontijensi," tuturnya.(*)