Berita Karanganyar
Masyarakat Karanganyar Diimbau Jangan Kendor Pemberantasan Sarang Nyamuk
Masyarakat di wilayah Kabupaten Karanganyar diimbau supaya rutin melakukan PSN.
Penulis: Agus Iswadi | Editor: sujarwo
TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Masyarakat di wilayah Kabupaten Karanganyar diimbau supaya rutin melakukan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) guna mengantisipasi adanya kasus DBD saat musim penghujan.
Kepala Puskesmas Mojogedang II, Sri Mulyani menyampaikan, petugas telah melakukan penyelidikan epidemiologi (PE) di sekitar rumah warga yang salah satu anggota keluarganya sempat terkena DBD.
Dari awal tahun hingga saat ini tercatat kasus DBD tersebar di tiga desa wilayah kerja Puskesmas Mojogedang II. Masing-masing desa terdapat 1 kasus DBD. Tiga desa itu meliputi, Pereng, Buntar dan Gentungan.
"Hasil PE ternyata angka bebas jentiknya bagus," katanya saat dihubungi Tribunjateng.com, Senin (24/1/2022).
Dia menuturkan, semula angka bebas jentik di wilayah tersebut sekitar 30 persen-35 persen. Akan tetapi setelah dilakukan penyuluhan oleh petugas puskesmas dan perangkat desa, angka bebas jentik di wilayah tersebut sudah bagus.
"Artinya kesadaran masyarakat sudah mulai bagus. Kalau ada 1 kasus, di sekitar rumah yang terkena DBD dilakukan pemeriksaan (PE) 10-15 rumah," ucapnya.
Meski terdapat kasus DBD, lanjutnya, hingga saat ini belum ada warga yang meninggal karena terkena DBD. Dia mengimbau supaya masyarakat sering membersihkan tempat penampungan air yang berada di sekitar rumah. Pasalnya saat ini telah musim penghujan. Dikhawatirkan tempat penampungan air tersebut justru dapat menjadi sarang nyamuk.
"Jangan kendor PSN di tempat penampungan air untuk ternak, pot bunga, barang bekas di sekitar rumah seperti ban bekas," terangnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/bebas-jentik-di-mojogedang.jpg)