Berita Jepara

Pasien Covid-19 Tersisa 1 Orang, Jepara Masuk Level 1

Pasien Covid-19 di Kabupaten Jepara tersisa 1 orang. Pasien tersebut kini sedang menjalani isolasi mandiri.

Penulis: Muhammad Yunan Setiawan | Editor: moh anhar
TRIBUN JATENG/MUHAMMAD YUNAN SETIAWAN
Salah seorang lansia mengikuti vaksin di Pendopo Alit, Kabupaten Jepara, beberapa waktu lalu. 

TRIBUNJATENG.COM, JEPARA - Pasien Covid-19 di Kabupaten Jepara tersisa 1 orang. Pasien tersebut kini sedang menjalani isolasi mandiri.

Selain itu juga, Kabupaten Jepara masuk Level 1 PPKM Jawa-Bali sesuai Intruksi Menteri dalam Negeri Nomor 5 Tahun 2022 24 Januari 2022.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jepara Mudrikatun menerangkan, kebijakan PPKM ini berlaku sejak 25-31 Januari 2022.

"Kabupaten Jepara berada dalam zona kuning atau resiko rendah untuk penyebaran Covid-19. Hal ini terlihat dari jumlah kasus di yang terus menurun," kata dia, Selasa (25/1/2022).

Baca juga: Serma Sudirman Berbagi Tips Budidayakan Selada Sistem Hidroponik

Baca juga: Fakta Baru Kakek Wiyanto 89 Tahun Tewas Dihajar Massa: Saya Tak Terima Papa Meninggal Mengenaskan

Dia menambahkan  berdasarkan ata Dinas Kesehatan, total jumlah warga yang terkonfirmasi Covid-19 sebanyak 18.723 orang.

Dari jumlah tersebut 17.712 orang (94,60 persen) dinyatakan sembuh, 1.010 orang (5,39 persen) meninggal dunia, dan tinggal menyisakan 1 orang (0,01 persen) yang terkonfirmasi Covid-19. 

Dia mengimbau  masyarakat untuk tetap waspada, agar angka kasus Covid-19 dapat ditekan seminimal mungkin dan bahkan tidak ada sama sekali. 

“Saat ini kita masuk zona kuning, tapi jangan sampai lengah dan tetap waspada,” tambahnya.

Mudrikatun berharap meskipun jumlah kasus menurun, protokol kesehatan (prokes), harus tetap dijalankan sembari pembentukan herd imunity (kekebalan kelompok) melalui proses vaksinasi.

Baca juga: Jelang Imlek, Pesanan Kue Moho Milik Widagdo di Keprabon Solo Melesat Naik 50 Persen

Baca juga: Video Kopi Semawis Gelar Slametan di Klenteng Tay Kak Sie

Proses ini, terus digencarkan melalui fasilitas pelayanan kesehatan yang ada.   

Pihaknya melaksananakan vaksinasi untuk menjangkau masyarakat pedesaan sampai ke tingkat RT dan RW. Juga melakukan jemput bola untuk para lansia, dan percepatan vaksinasi anak usia 6 hingga 11 tahun. (*)
 

 

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved