Berita Boyolali

R Tak Berkutik saat Ditunjukkan Bukti CCTV, Pengakuannya Jadi Korban Rudapaksa Ternyata Bohong?

Ditambahkan, penyidik juga sempat menyodorkan beberapa fakta lain yang akhirnya tidak dapat dibantah oleh wanita 28 tahun itu

Editor: muslimah
TribunSolo.com/Tri Widodo
R menunjukkan surat aduan pelanggaran etik oknum anggota Polres Boyolali, Senin (17/1/2022). 

TRIBUNJATENG.COM, BOYOLALI - Perempuan berinisial R ini sempat viral beberapa waktu lalu.

Sebabnya, perempuan asal Kecamatan Simo, Boyolali, itu mengaku diperkosa lalu melapor ke polisi.

Di situ ia mengatakan diejek perwira Polres Boyolali.

Penyelidikan kasus R kini memasuki babak baru.

Hasilnya mengejutkan.

Baca juga: Manchester United Resmi Pinjamkan Anthony Martial ke Sevilla

Baca juga: Manfaat Teh Jahe yang dari Menjaga Kadar Gula Darah hingga Menjadikan Kulit Terlihat Lebih Muda

Setelah dikonfrontir, R mengakui perbuatan intim yang dilakukannya dengan GWS (sebelumnya ditulis GR) yang sebelumnya dilaporkannya sebagai rudapaksa, diakuinya dilakukan karena suka sama suka.

Kapolda Jateng, Irjen Pol Ahmad Luthfi melalui Kabidhumas Kombes Pol M Iqbal Alqudusy menyebut, R tak bisa mengelak setelah polisi menyodorkan sejumlah bukti.

"Penyidik Ditreskrimum mempunyai bukti rekaman CCTV di hotel tempat R ngamar bersama GWS pasangannya.

Penyidik juga mengantongi hasil visum dari tim dokter terkait laporan perkosaan tersebut," ungkap Iqbal dalam siaran pers resmi yang diterima TribunSolo.com, Senin (24/1/2022).

Salah satu bukti yang ditelaah Polda Jateng adalah rekaman CCTV.

Halaman
12
Sumber: Tribun Solo
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved