Kamis, 7 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Apa Itu Pod? Perbedaannya dengan Mod dan Sejarah Rokok Elektrik Vape

Apa itu pod? Berikut perbedaanya dengan mod dan sejarah rokok elektrik vape.

Tayang:
Penulis: non | Editor: abduh imanulhaq
Pixabay
Apa itu pod? Berikut perbedaanya dengan mod dan sejarah rokok elektrik vape. 

Apa Itu Pod? Perbedaannya dengan Mod dan Sejarah Rokok Elektrik Vape

TRIBUNJATENG.COM - Apa itu pod? Berikut perbedaanya dengan mod dan sejarah rokok elektrik vape.

Vape sendiri  merupakan nama populer dari rokok elektrik yang kini tengah menjadi tren.

Meski tren, masih ada pro kontra mengenai efek penggunaannya apakah sama dengan rokok konvensional atau tidak.

Namun vape memiliki penggemar tersendiri di berbagai belahan dunia tak terkecuali Indonesia.

Dalam penggunaan vape dikenal istilah pod.

Apa Itu Pod?

Pod adalah salah satu tipe rokok elektrik (vape) yang digunakan untuk menghisap nikotin melalui corong yang tersambung ke badan alat dengan magnet.

Selain pod terdapat juga mod yang kapasitas 2 kali lebih besar dari pod.

Hal ini dikarenakan mod menggunakan baterai eksternal, sedangkan pod hanya menggunakan baterai tanam.

Di pasaran, pod memiliki kapasitas baterai mulai dari 1000-1500mAh. Sedangkan untuk mod bisa mencapai 2000-3000 mAh.

Mod sendiri merupakan wadah untuk menyimpan baterai beserta unsur pendukung dari vape.

Sehingga mod biasanya memiliki dua bentuk, yaitu kotak dan tabung.

Jenis mod juga bervariasi, antara lain electrical mod dan mechanical mod .

Sedangkan vape atau vapor adalah alat dengan baterai yang digunakan orang untuk menghirup aerosol.

Biasanya mengandung nikotin, perasa, dan bahan kimia lainnya.

Vapor biasanya terdiri dari empat komponen, yaitu kartrid atau pod, yang menampung larutan cair (e-liquid atau e-juice),

elemen pemanas, sumber listrik (biasanya baterai), dan corong yang berguna untuk menghirup.

Badan pengawas obat dan makanan Amerika Serikat atau United States Food and Drug Administration (FDA),

menyebut alat itu dengan nama electronic nicotine delivery system (ENDS).

Sejarah Rokok Elektrik

Dikutip dari Consumer Advocates for Smoke Free Alternative, rokok elektrik sendiri sudah ada sejak 1930.

Bukti adanya rokok elektrik pada tahu

n tersebut berdasarkan sebuah dokumen berisi hak paten rokok elektrik yang diberikan kepada Joseph Robinson.

Namun, rokok tersebut tidak pernah dipasarkan dan tak jelas apakah benda tersebut telah dibuat.

Pada 1960-an, Herbert A Gilbert dianggap sebagai pencipta pertama sebuah perangkat yang mirip dengan rokok elektrik.

Gilbert disebut telah menerima hak paten atas rokok elektrik itu pada 1965.

Akan tetapi, rokok ciptaannya tersebut gagal dikomersialkan.

Ia tidak menyebut secara pasti kegagalannya itu.

Akan tetapi, mengaitkanya dengan perusahaan-perusahaan yang mungkin telah mengomersilkannya.

Penyebhutan Vape

Istilah vape dipopulerkan Pada 1979-1980-an.

Seorang pelopor komputer, Phil Ray bekerja sama dengan ahli fisika Norman Jacobson untuk menciptakan variasi komersil pertama pada rokok elektrik.

Mereka melakukan riset formal pertama untuk menciptakan alat penghantar nikotin.

Tapi, adanya kesalahan bawaan membuat alat itu tidak pernah menjadi teknologi yang menjanjikan.

Meski dalam prosesnya menemukan jalan buntu, kedua orang ini berhasil mempopulerkan kata "vape".

Pada 1990-an, baik perusahaan tembakau maupun individu mulai banyak melirik industri rokok elektronik ini.

Pada 2003, seorang farmasi dan perokok bernama Hon Lik berhasil membuat rokok elektrik dan mengomersilkannya. (tribunjateng/non)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved