Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Surat Lamaran Kerja

8 Hal yang Harus Diperhatikan dalam Menulis Surat Lamaran Kerja Agar Cepat Diterima

Berikut cara menulis surat lamaran kerja agar cepat mendapatkan pekerjaan. Surat lamaran pekerjaan ini dibuat oleh calon pelamar.

Penulis: Alifia | Editor: abduh imanulhaq
PIXEL
Ilustrasi surat lamaran kerja 

8 Hal yang Harus Diperhatikan dalam Menulis Surat Lamaran Kerja Agar Cepat Diterima

TRIBUNJATENG.COM – Berikut cara menulis surat lamaran kerja agar cepat mendapatkan pekerjaan.

Surat lamaran pekerjaan ini dibuat oleh calon pelamar, baik ditulis tangan maupun diketik yang disesuaikan oleh persyaratan maupun ketentuan yang berlaku di masing-masing perusahaan.

Dengan menulis surat lamaran pekerjaan ini, calon pelamar harus memperhatikan poin-poin penting pada setiap bagian surat lamaran maupun dokumen yang akan dikirimkan ke masing-masing instansi maupun perusahaan yang dituju.

Bagi seorang freshgraduate khususnya yang belum memiliki pengalaman dalam mencari pekerjaan, tentu saja masih memiliki banyak pertanyaan mengenai bagaimana cara menulis surat lamaran kerja agar dilirik HRD.       

Baca juga: 5 Poin Penting Dalam Menulis Surat Lamaran Kerja Jangan Terlewatkan Agar Dilirik HR Perusahaan

Baca juga: 6 Contoh Penulisan Surat Lamaran Kerja Menggunakan Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris dengan Benar

Baca juga: 5 Contoh Penulisan Surat Lamaran Kerja Menggunakan Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris dengan Benar

Baca juga: 30 Contoh Surat Lamaran Kerja Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris Bagi Fresh Graduate

Berikut poin penting yang harus diperhatikan dalam menulis surat lamaran pekerjaan, agar segera diterima di perusahaan yang diinginkan.

1.       Pemahaman Mengenai Perusahaan

Seringkali, dalam melamar pekerjaan seseorang tentu saja akan banyak mengirimkan surat lamaran ke berbagai instansi maupun perusahaan yang membuka lowongan pekerjaan.

Pelamar seringkali mengirimkan satu CV yang sama dengan desain yang sama untuk banyak lowongan yang dilamar.

Tentu saja ini merupakan kesalahan sederhana namun cukup fatal, hal ini karena tidak semua perusahaan memiliki budaya yang sama dalam menerima calon karyawannya.

HRD juga memiliki penilaian yang berbeda dalam pembuatan CV masing-masing calon pelamar sesuai dengan background perusahaan.

 

2.       Isi Surat Lamaran Pekerjaan

Tidak semua perusahaan yang merekrut karyawan memiliki HRD yang akan membaca keseluruhan dokumen pribadi calon pelamar, sebagai pertimbangan apakah pelamar diterima atau tidak dalam sebuah perusahaan.

Tentu saja, setiap pelamar wajib memberikan keterangan yang sesuai dengan persyaratan yang dibutuhkan oleh perusahaan.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved