Jumat, 10 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Penanganan Corona

Update Corona Kendal - 131 Orang Terpapar Covid-19, Limbangan Satu-satunya Kecamatan Zero Kasus

Kepala Dinkes Kabupaten Kendal, Parno berkata, dalam beberapa hari terakhir, penyebaran Covid-19 di Kendal cukup signifikan.

Penulis: Saiful Ma sum | Editor: deni setiawan
TRIBUNJATENG/SAIFUL MA'SUM
TES SWAB: Petugas kesehatan Puskesmas Kendal II melakukan tes swab PCR guru dan tenaga kependidikan SMPN 2 Kendal, Kamis (3/2/2022). 

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Kasus aktif Covid-19 di Kabupaten Kendal kembali meningkat drastis dalam dua pekan terakhir.

Sebelumnya, kasus aktif virus corona di Kendal berkisar di angka belasan orang.

Kini, Dinkes Kabupaten Kendal mendata ada 131 orang terpapar Covid-19.

Baca juga: 500 Pekerja Disuntik Vaksin Booster, Difasilitasi Disperinaker Kendal

Baca juga: SMA Genrus Nusantara Boarding School (GNBS) Brangsong Kendal Gelar Sosialisasi Guru Penggerak

Baca juga: Terima Kasih Indomaret dan Laziznu, Gedung Perpustakaan SMPN 2 Pageruyung Kendal Selesai Direhab

Baca juga: Pemkab Kendal Pastikan Siswa Tetap Belajar di Sekolah

Tertinggi di Kecamatan Kota Kendal dengan jumlah 22 kasus, Kaliwungu 14 kasus, Weleri 12 kasus, Patebon 11 kasus, Brangsong 10 kasus, dan sisanya di bawah 10 kasus aktif.

Hanya Kecamatan Limbangan yang saat ini bisa mempertahankan sebagai wilayah zero Covid-19.

Kepala Dinkes Kabupaten Kendal, Parno berkata, dalam beberapa hari terakhir, penyebaran Covid-19 di Kendal cukup signifikan.

Pada Februari 2022 saja, terjadi penambahan kasus aktif lebih dari 100 orang yang terpapar virus corona. 

Akan tetapi, Parno memastikan, rata-rata pasien Covid-19 saat ini tanpa gejala.

Sehingga tidak berdampak buruk bagi kesehatan masing-masing.

"Saat ini pasien Covid-19 yang dirawat di rumah sakit ada 5 orang."

"Sedangkan yang lainnya isolasi mandiri di rumah," terangnya kepada Tribunjateng.com, Senin (7/2/2022).

Parno memastikan, saat ini belum ditemukan kasus Covid-19 varian Omicron di wilayah Kabupaten Kendal.

Meski demikian, pihaknya terus melakukan antisipasi manakala terjadi lonjakan Covid-19 dalam waktu dekat.

Seperti contoh, mengaktifkan kembali ruang isolasi di RSUD dr Soewondo, Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC), dan beberapa rumah sakit lainnya. 

Selain itu, Parno juga sudah menyiapkan tenaga kesehatan beserta sarana pendukung lainnya agar benar-benar siap mengantisipasi kemungkinan terburuk nantinya. 

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved