Berita Viral

Detik-detik Kecelakaan Maut Bus di Imogiri Bantul yang Tewaskan 13 Orang, Ini Temuan KNKT

Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) melakukan investigasi kecelakaan maut bus Gandhos Abadi di Imogiri, Bantul

Penulis: Muhammad Sholekan | Editor: muslimah
Tribun Jogja/Miftahul Huda
Sebuah bus pariwisata rusak parah setelah mengalami kecelakaan di Jalan Imogiri-Mangunan, tepatnya di bawah Bukit Bego, Imogiri Bantul, Minggu (6/2/2022) siang. 

TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) melakukan investigasi kecelakaan maut bus Gandhos Abadi di Imogiri, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Plt. Kepala Sub Komite Moda Investigasi Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) KNKT, Ahmad Wildan menyampaikan ada beberapa hal yang pihaknya lakukan dalam proses investagasi tersebut.

Pihak KNKT mengikuti rute bus yang dilalui yakni dari Tebing Breksi, Sky View, sampai Bukit Bego.

Baca juga: Kecelakaan Mobil hingga Terbakar di Senen, Polisi Berhasil Identifikasi 1 Korban

Baca juga: Netizen China Marahi Polisi saat Dr Li Wenliang Wafat, Peringatannya tentang Corona Terbukti

Menurutnya, jalan yang dilalui bus tersebut sebenarnya kurang aman untuk dilalui sebuah bus besar baik lebar maupun elemen vertikalnya.

Pihaknya masih akan mendiskusikan dengan pihak Bina Marga dan Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.

Organ tubuh yang ikut dimakamkan di TPU TPU Gedong, Dusun Kedungrejo, Desa Mranggen, Kecamatan Polokarto, Sukoharjo.
Organ tubuh yang ikut dimakamkan di TPU TPU Gedong, Dusun Kedungrejo, Desa Mranggen, Kecamatan Polokarto, Sukoharjo. (TribunSolo.com/Agil Tri)

"Kami ini sebenarnya belum menyimpulkan apapun dari investigasi. Yang saya sampaikan faktual dengan temuan di lapangan," ucapnya saat di Kantor Dishub Solo, Selasa (8/2/2022).

Menurutnya, pihak KNKT sudah memeriksa kendaraan. Pertama adalah sistem rem. 

Menurutnya pada sambungan-sambungan kompresor dan tabung angin pada rem, tidak ada masalah dan tidak ada kebocoran.

"Anginnya masih ada. Semua sistem berjalan baik. Bus itu secara fungsional dia bisa mengerem. Tidak ada masalah teknis," jelasnya.

Selain itu, pihaknya juga melakukan pemeriksaan roda. Alur ban memenuhi syarat, gap kampas dan tromolnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved