Senin, 13 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Nasional

Komnas HAM: Bupati Langkat Akui Ada yang Meninggal dalam Kerangkeng di Rumahnya

Terbit Rencana Paranginangin mengakui adanya orang yang meninggal dalam kerangkeng yang dibangunnya.

(HO)
Penjara atau kerangkeng milik Bupati Langkat, Terbit Rencana Peranginangin 

TRIBUNJATENG.COM, MEDAN - Bupati Langkat Terbit Rencana Paranginangin ditemui Komnas HAM di gedung merah putih KPK, Senin (7/2/2022) kemarin.

Terbit Rencana Paranginangin mengakui adanya orang yang meninggal dalam kerangkeng yang dibangunnya.


Hal itu disampaikan Komisioner Komnas HAM, Choirul Anam.

Baca juga: Kerangkeng Manusia di Rumah Bupati Langkat: Polisi Temukan Alat Penyiksa dan Kuburan Korban


Kendati demikian, Terbit beralasan tidak mengetahui berapa jumlah orang yang meninggal di sana.

"Kalau untuk ngomong jumlah orang tidak ada dibicarakan, tapi bahwa ada yang meninggal iya benar," kata Anam, Selasa (8/2/2022)

Pada pertemuan itu Komnas HAM juga menggali asal usul adanya kerangkeng tersebut dan cara pembinaan kepada orang yang ada di sana.

"Kita menggali mengenai asal usul hingga adanya dugaan kekerasan di sana.

Mengenai perbudakan kita masih akan uji ke ahli atas temuan kita," tuturnya.

Sebelumnya, Polda Sumut menyatakan satu orang warga yang pernah dikerangkeng di rumah pribadi Bupati Langkat mengalami cacat permanen.

Dia mengalami cacat pada bagian telinga sebelah kirinya akibat penganiayaan.

 
Kabid Humas Polda Sumut Kombes Hadi Wahyudi mengatakan saat ini korban berada di luar kota.

Telinga sebelah kiri bagian atasnya disebut tak utuh dan melekat diduga akibat digigit.

Telinga bagian atas telungkup nutup seperti luka besar bekas di gigit," kata Kabid Humas Polda Sumut Kombes Hadi Wahyudi.

Hadi mengatakan, pria yang ditahan di kerangkeng milik Bupati Langkat nonaktif Terbit Rencana Perangin-angin itu ditahan lantaran ketergantungan narkoba.

Namun demikian pria yang mengalami cacat permanen itu saat ini sudah merantau ke luar provinsi Sumatera Utara.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved