Berita Semarang
Kota Semarang Masih Level 1, Hendi Buat Sejumlah Langkah Antisipatif
Wali kota Semarang, Hendrar Prihadi tetap melakukan sejumlah penyesuaian pembatasan.
Namun, mereka wajib menggunakan aplikasi PeduliLindungi untuk skrining terhadap semua pengunjung dan pegawai.
Kegiatan di pusat perbelanjaan atau mal diizinkan dengan kapasitas 75 persen sampai pukul 22.00.
Untuk tempat ibadah kapasitas paling banyak 75 persen.
Sedangkan untuk pernikahan, tamu undangan paling banyak 50 persen dari kapasitas tempat.
Hendi kembali menegaskan jika penegakan prokes masih menjadi salah satu cara efektif dalam memutus mata rantai Covid-19.
Meski dalam beberapa hari terakhir, angka Covid 19 di Kota Semarang mengalami kenaikan namun ketersediaan bed occupancy ratio (BOR) atau ketersediaan tempat tidur isolasi masih sangat mencukupi.
“Dan secara umum pemerintah pusat telah menilai Kota Semarang masih menjalankan pengendalian covid dengan baik, vaksinasi dilakukan sesuai standar, angka kematian juga rendah, sehingga Kota Semarang masih berada pada PPKM level 1,” pungkasnya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Wali-Kota-Semarang-Hendrar-Prihadi-saat-ditemui-di-Balaikota-Semarang-Selasa-82.jpg)