Dongeng Nusantara Putri Kemarau Cerita Rakyat Sumatera Selatan
Inilah dongeng nusantara yang cocok dibacakan untuk anak sebelum tidur kisah Putri kemarau cerita rakyat dari Sumatera Selatan.
Penulis: non | Editor: abduh imanulhaq
Raja lalu mengumumkan kepada rakyatnya, bahwa harus ada seorang gadis yang bersedia berkorban untuk negeri mereka.
“Adakah yang mau berkorban untuk negeri kita?” tanya raja kepada rakyatnya.
Namun, tak ada seorang pun yang menjawab.
Melihat hal itu, Putri Kemarau memberanikan diri maju di antara rakyatnya.
“Aku yang akan mengorbankan diriku. Aku ingin semua rakyat kembali bergembira.
Aku ingin musim kemarau ini berlalu,” seru Putri Kemarau.
Raja terkejut dengan perkataan putrinya itu.
Ia merasa sangat sedih. Putri Kemarau satu-satunya yang ia miliki, dan ia tak bisa kehilangan putrinya.
Namun, ia juga tak bisa mencegah kehendak putrinya itu.
Rakyat menjadi ikut bersedih.
Hari itu, Putri Kemarau menceburkan dirinya ke dalam lautan.
Seketika, langit menjadi mendung.
Hujan pun turun dengan lebatnya.
Tanaman kembali subur dan bunga-bunga bermekaran dengan indah.
Rakyat bersuka cita menyambut datangnya hujan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Dongeng-Nusantara-Putri-Kemarau-Cerita-Rakyat-Sumatera-Selatan.jpg)