Kamis, 9 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Karanganyar

Serunya Festival Olahraga Tradisional di Karanganyar

Ratusan siswa tingkat SMP sederajat di wilayah Kabupaten Karanganyar ambil bagian dalam acara festival olahraga tradisional

Penulis: Agus Iswadi | Editor: Catur waskito Edy
agus iswadi
Peserta lomba mengikuti perlombaan bakiak dalam acara festival olahraga tradisional di SMK Muhammadiyah 3 Karanganyar, Kamis (24/2/2022).    

TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Ratusan siswa tingkat SMP sederajat di wilayah Kabupaten Karanganyar ambil bagian dalam acara festival olahraga tradisional yang digelar di SMK Muhammadiyah 3 Karanganyar mulai hari ini, Kamis (24/2/2022). 

Festival yang baru pertama kali digelar di SMK Muhammadiyah 3 Karanganyar tersebut bekerja sama dengan Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (Kormi) Karanganyar, Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud). 

Dari pantauan di lokasi, tak jarang peserta lomba terjatuh di tengah lintasan lomba saat beradu cepat menyentuh garis finish. 

Sekretaris festival, Sapto Mulyono menyampaikan, festival ini diikuti sebanyak 360 siswa SMP sederajat se-Kabupaten Karanganyar. Ada dua cabor yang dilombakan dalam festival yang digelar mulai hari ini, Kamis hingga Sabtu (26/2/2022). Dua cabor itu yakni bakiak dan gobak sodor. 

"Festival ini digelar dalam rangka melestarikan olahraga tradisional di Kabupaten Karanganyar," katanya kepada Tribunjateng.com di sela acara. 

Dalam perlombaan itu para peserta memperebutkan piagam penghargaan, tropi dan uang pembinaan. Lanjutnya, pemilihan dua cabor bakiak dan gobak sodor itu karena pertimbangan paling digemari anak-anak dan faktor resiko. 

Dalam sambutannya, Bupati Karanganyar, Juliyatmono mengajak semua peserta untuk membiasakan olahraga supaya kebugaran badan dapat terjaga, apapun jenis olahraganya. Dia berharap Kormi Karanganyar terus menggelorakan olahraga rekreasi di wilayah Bumi Intanpari. 

"Olahraga ini menggembirakan. Tapi dibalik itu ada pelajaran supaya anak-anak sehat, belajar kerja sama," ucapnya. 

Peserta dari SMPN 1 Kebakkramat, Fauzi mengungkapkan, baru pertama kali mengikuti perlombaan olahraga tradisional ini. Dia bersama rekannya, Fauzan dan Danilo telah melakukan persiapan latihan selama dua hari sebelum berlangsungnya festival ini. 

"Rasanya senang, bangga aja karena baru pertama mewakili sekolahan," ungkapnya. 
Menurutnya olahraga tradisional ini selain menyenangkan dapat melatih kekompakan. Dia berharap festival semacam ini dapat digelar setiap tahunnya. (Ais).

Baca juga: Rukun dan Syarat Ibadah Umroh, Tak Boleh Dilakukan Saat Bulan Haji

Baca juga: Chord Duka Last Child, Pada Indahnya Duka dalam Kenangan Kita

Baca juga: Amanda Manopo Curhat Alur Sinetron Semakin Tak Penting, Diduga Ikatan Cinta

Baca juga: Ada 138 WNI Tercatat di Ukrania dam Ada 11 WNI Bertempat Tinggal di Ukraina Timur

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved