Berita Tegal

Ribut Dini Hari, Perbuatan Bejat Ayah ke Anak Laki-lakinya Terungkap, Ternyata Sudah Sejak Lama

Dijelaskan oleh Wakapolres Tegal, Kompol Didi Dewantoro, perbuatan cabul tersebut sudah dilakukan sejak tahun 2018 lalu sampai Januari 2022

Penulis: Desta Leila Kartika | Editor: muslimah
Tribun Jateng/ Desta Leila Kartika
Wakapolres Tegal, Kompol Didi Dewantoro (dua dari kanan), didampingi Kasat Reskrim Polres Tegal, AKP I Dewa Gede Ditya (kanan), menunjukkan barang bukti kasus pencabulan yang dirilis pada Selasa (22/2/2022) di halaman Polres Tegal.  

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Keributan dini hari mengungkap tragedi yang sudah berlangsung bertahun-tahun.

Satreskrim Polres Tegal berhasil mengungkap kasus pencabulan yang dilakukan seorang ayah kepada anak kandungnya sendiri.

Hal ini disampaikan pada pres rilis yang berlangsung di halaman Polres Tegal, Selasa (22/2/2022).

Ada yang cukup menarik pada kasus pencabulan kali ini, karena korbannya sendiri merupakan anak laki-laki dari pelaku atau dengan kata lain sesama jenis.

Baca juga: Orangtua Curiga Anaknya Menangis di Sekolah, Ternyata Trauma Kejadian di Bawah Jalan Tol

Baca juga: Hingga Petang Siti Masih Gelar Tempe Dagangannya di Pasar Bintoro Demak: Yang Beli Pasti Protes Dulu

Dalam rilis terungkap pelaku diketahui bernama Waryadi, sedangkan korban berinisial AA.

Dijelaskan oleh Wakapolres Tegal, Kompol Didi Dewantoro, perbuatan cabul tersebut sudah dilakukan sejak tahun 2018 lalu sampai Januari 2022.

Tepatnya pelaku tega cabuli anak kandungnya sendiri sejak korban berusia 17 tahun sampai saat ini menuju 21 tahun.

Kronologi

Kronologi terungkapnya kasus pencabulan terjadi pada Rabu (26/1/2022) sekitar pukul 03.00 WIB di dalam rumah di Kecamatan Warureja, Kabupaten Tegal terjadi keributan antara pelaku dengan korban.

Kemudian kakak dari korban menanyakan kepada pelaku yang notabene adalah ayah kandung sebetulnya ada permasalahan apa sampai bisa terjadi keributan.

Dari sinilah, korban akhirnya menceritakan apa yang ia alami selama ini, yaitu menjadi pemuas birahi sang ayah kandung alias menjadi korban pencabulan.

Mengetahui kenyataan tersebut, kakak korban dan juga sang ibu melapor ke Satreskrim Polres Tegal pada tanggal 17 Februari 2022.

"Mohon maaf sebelumnya, jadi korban ini mengalami perbuatan cabul. Adapun korban mendapat perlakuan demikian sejak dia berusia 17 tahun," ungkap Wakapolres Tegal, Kompol Didi, pada Tribunjateng.com, Selasa (22/2/2022).

Setelah dilakukan proses pemeriksaan, menurut Wakapolres, modus pelaku tega melakukan aksi bejat tersebut karena pelaku tidak mendapat pemenuhan kebutuhan biologis atau belum merasa terpuaskan oleh sang istri, sehingga pelaku melampiaskannya kepada anak kandungnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved