Alasan Orang Hindu Melakukan Nyepi
Tujuan utama Hari Raya Nyepi adalah memohon ke hadapan Tuhan Yang Maha Esa, untuk menyucikan alam manusia dan alam semesta.Pada prinsipnya, saat Nye
Penulis: Puspita Dewi | Editor: abduh imanulhaq
Alasan Orang Hindu Melakukan Nyepi
TRIBUNJATENG.COM - Nyepi adalah hari suci umat Hindu yang dirayakan setiap Tahun Baru Saka.
Nyepi berasal dari kata sepi (sunyi, senyap). Hari Raya Nyepi sebenarnya merupakan perayaan Tahun Baru Hindu berdasarkan penanggalan kalender saka, yang dimulai sejak tahun 78 Masehi.
Tidak seperti perayaan tahun baru Masehi, Tahun Baru saka di Bali dimulai dengan menyepi.
Tidak ada aktivitas seperti biasa. Semua kegiatan ditiadakan, termasuk pelayanan umum, seperti Bandar Udara Internasional pun tutup, namun tidak untuk rumah sakit.
Tujuan utama Hari Raya Nyepi adalah memohon ke hadapan Tuhan Yang Maha Esa, untuk menyucikan alam manusia dan alam semesta.
Baca juga: Cara Pasang dan 11 Link Twibbon Hari Raya Nyepi 3 Maret 2022 di Profil IG, Facebook dan WA WhatsApp
Baca juga: 4 Pantangan Saat Hari Raya Nyepi Bagi Umat Hindu
Baca juga: 11 Ucapan Selamat Hari Nyepi 2022 Tahun Baru Saka 1944
Baca juga: Layanan Data Seluler dan IPTV Akan Dimatikan 24 Jam Saat Hari Nyepi di Bali
Pada prinsipnya, saat Nyepi, panca indria umat Hindu diredakan dengan kekuatan manah dan budhi.
Meredakan nafsu indria itu dapat menumbuhkan kebahagiaan yang dinamis sehingga kualitas hidup kita semakin meningkat.
Bagi umat yang memiliki kemampuan yang khusus, mereka melakukan tapa yoga brata samadhi pada saat Nyepi itu.
Yang terpenting, makna dan pelaksanaan hari raya Nyepi dirayakan dengan kembali melihat diri dengan pandangan yang jernih dan daya nalar yang tiggi.
Hal tersebut akan dapat melahirkan sikap untuk mengoreksi diri dengan melepaskan segala sesuatu yang tidak baik dan memulai hidup suci, hening menuju jalan yang benar atau dharma.
Untuk melaksanakan Nyepi yang benar-benar spritual, yaitu dengan melakukan upawasa, mona, dhyana dan arcana.
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/upacara-tawur-agung-kesanga2.jpg)